Stok Daging Idul Adha Sumbar 1.445 Ton
Padang, (ANTARA) - Ketersediaan daging sapi potong untuk menyambut Idul Adha 1430 hijriah di Sumatera Barat (Sumbar) mencukupi dan prognosa ketersediaan dan kebutuhan daging pada November 2009 mencapai 1.445 ton.
'Ketersediaan pangan hewani itu mencukupi terkait Sumbar memiliki sentra produksi yang cukup besar hingga mampu memasok kebutuhan yang sama untuk provinsi tetangga,' Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Edwardi, di Padang, Kamis.
        Menurut dia, kebutuhan Sumbar untuk memenuhi konsumsi daging sapi potong diperkirakan mencapai 1.401 ton, artinya dibandingkan dengan ketersediaan daging sapi yang mencapai 1.445 ton berlebih sebesar 44 ton.
        Dengan kondisi demikian, katanya, masyarakat diharapkan tidak perlu cemas dalam merayakan Idul Adha untuk memperoleh daging dan keperluan utama lauk lainnya dengan menu bergizi tersebut. Â
   'Stok pangan hewani yang dikonsumsi masyarakat Sumbar seperti daging sapi, begitupula terhadap telur dan daging ayam menyambut Idul Adha 1430 Hijriah yang disediakan oleh para pedagang di sejumlah pasar tradisional itu masih mencukupi,' katanya.
        Selain daging sapi, ketersediaan daging ayam mencapai 2.224 ton sedangkan kebutuhan mencapai 2.046 ton. Berikutnya, untuk telur ayam tersedia 5.853 ton sedangkan prognosa kebutuhan hanya 3.044 ton.
        Sementara itu, sentra produksi telur ayam di Sumbar berada di Kabupaten 50 Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar dan sebagian lainnya di Kota Padang.
        Untuk ayam potong, berasal dari Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupten 50 Kota.
        Sentra daging sapi potong di Sumbar antara lain terdapat di Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan, dan sedikit pasokan dari provinsi Lampung.
        Akan tetapi, untuk menjamin ketersediaan pangan hewani masyarakat tersebut, Sumbar menyiagakan petugas pada enam 'check point' (pos pemeriksaan) dalam mengawasi lalu lintas perdagangan hewan.
        Ke-enam 'check point' tersebut berada di Kabupaten Dharmasraya, Kiliran Jao, Tapan di Pesisir Selatan, Muara Labuh, Rao Mapat Tunggul, dan di Pasaman.
        'Pada 'check point' itu petugas yang dilibatkan berasal dari Dishub, pegawai peternakan dan Polisi,' katanya yang bersiaga terus mengawasi peredaran lalulintas ternak. (antara-sumbar.com)
(adrianto)