SOSIALISASI PROGRAM PENANGANAN FAKIR MISKIN PERDESAAN 2017


Post by Dinas Sosial(ARNES BASRI, S.Kom) | Posted on 05 Mei 2017 08:57:09 WIB | Aplikasi Program Sosial | 2428 kali dibaca


SOSIALISASI PROGRAM  PENANGANAN FAKIR MISKIN PERDESAAN 2017

SOSIALISASI PROGRAM PENANGANAN FAKIR MISKIN PERDESAAN 2017

Padang. Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat melalui Bidang Penanganan Fakir Miskin Pedesaan mengadakan SOSIALISASI PROGRAM  PENANGANAN FAKIR MISKIN PERDESAAN TAHUN 2017. Program dan kegiatan ini menggunakan dana Dekonsentrasi APBN Tahun 2017. Pelaksanaan ini diadakan di Hotel Axana Padang pada tanggal 26 s.d 28 April 2017 yang mengundang unsur yang menangani Fakir Miskin Pedesaan yaitu Dinas Sosial Kab/Kota, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Koordinator TKSK dan Pendamping FM Pedesaan. 

Tujuan Kegiatan Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin Perdesaan adalah ;

“ Penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin Perdesaan adalah untuk penyampaikan informasi dan Komunikasi Kebijakan dan Program dalam rangka pengentasan dan Penanganan Kemiskinan melalui Program-program dan Kegiatan Penanganan Fakir Miskin Perdesaan*

Narasumber Kegiatan Sosialisasi Program Penanganan Fakir Miskin Perdesaan, adalah :

  1. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.
  2. Pejabat di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.
  3. Pejabat Bappeda Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial mengatakan Masalah-masalah sosial yang ada tersebut timbul dan berkembang dalam hukum kausalitas atau sebab akibat. Pada umumnya masalah sosial berada dalam kesenjangan antara kebutuhan yang harus dipenuhi dengan sistem sumber yang tersedia. Artinya hilangnya atau terputusnya mata rantai antara desakan kebutuhan hidup sehari-hari dengan sistem sumber yang dapat menyediakan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sehingga terwujudnya kesejahteraan sosial mereka secara baik.

Merujuk kepada Angka Kemiskinan di Sumatera Barat, Angka Kemiskinan yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial RI melalui Sistem Informasi dan Komunikasi Data (SISKADASATU.KEMSOS RI) pada Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) Tahun 2015 tercatat sebanyak 457.340 KK. Data ini bagi Daerah Kabupaten/Kota dimungkinkan lagi untuk dilakukan Up-date setiap semester/ 1 kali 6 bulan setiap tahunnya hteraan sosial mereka secara baik.

Metode yang kita gunakan selama ini dalam penanganan masalah kemiskinan adalah metode pendekatan kelompok. Disinilah saudara-saudara selaku pembina dan pendamping berperan aktif melakukan pendampingan sehingga kelompok dapat terampil dalam mengelola UEP-KUBE, RS-RTLH dan Sarana Lingkungan serta jeli melihat peluang-peluang usaha, serta mampu mencari solusi yang tepat jika kelompok dalam kondisi statis atau kritis.

Oleh kerena itu untuk meningkatkan keberhasilan dan percepatan penanggulangan kemiskinan kami harapkan Saudara dapat berperan aktif melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap Kelompok Masyarakat / Keluarga Fakir Miskin di Perdesaan yang akan menerima bantuan sehingga tersebut dapat berdayaguna dan berkembang. Dengan telah berkembangnya bantuan-bantuan masyarakat / Keluarga Fakir Miskin diharapkan dapat digulirkan kepada keluarga miskin lainnya sehingga dapat berfungsi sebagai potensi sosial dan sekaligus sebagai media untuk menghimpun potensi dan saling membantu di antara anggota kelompok usaha bersama.

Diharapkan dengan adanya Sosialisasi ini dapat menambah wawasan tentang Penanganan Fakir Miskin Pedesaan.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh