KEAMANAN PANGAN ASAL UNGGAS


Post by Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan(YUNI ERLITA, S.Pt) | Posted on 26 Mei 2017 13:46:58 WIB | Artikel | 900 kali dibaca


KEAMANAN PANGAN ASAL UNGGAS

Daging dan telur merupakan pangan hewani yang kaya zat gizi, protein, vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan, kesehatan dan kecerdasan. Agar aman dan layak dikonsumsi, daging perlu ditangani dengan baik dan benar.

Aman dikonsumsi artinya daging tidak mengandung bibit penyakit, racun dan bahan-bahan lain yang dapat mengganggu kesehatan konsumen. Sedangkan layak dikonsumsi artinya daging tidak bau, tidak menjijikan, tidak kotor dan tidak berubah warnanya.                  

Keamanan pangan sebagai kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

DAGING UNGGAS

Yang perlu diperhatikan dalam membeli Daging Unggas :

  • Belilah daging unggas di tempat penjualan atau kios yang resmi, bersih dan sebaiknya dalam kondisi dingin/beku.
  • Belilah daging unggas yang warnanya cerah, tidak gelap, tidak ada warna atau bercak-bercak merah kecoklatan atau kebiruan, tidak berbau busuk dan tidak berlendir.
  • Belilah daging unggas pada akhir berbelanja dan dikemas/dibungkus secara baik dan terpisah dari bahan lain.
  • Jangan membeli produk olahan daging dengan kemasan yang rusak dan perhatikan tanggal kadaluarsanya.

Penanganan dan Penyimpanan Daging Unggas

  • Daging yang telah dibeli, sebaiknya segera diolah (dimasak) atau disimpan pada lemari pendingin (kulkas) atau freezer. Jika daging hendak diolah atau dimasak kemudian (lebih dari 4 jam), dianjurkan daging disimpan pada suhu dingin (dibawah 40C).
  • Jika daging ingin dibekukan, sebaiknya daging dipotong-potong terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan, lalu disimpan dalam kemasan atau wadah tertutup yang bersih dan diberi catatan tanggal pembelian daging sebelum dimasukkan kedalam freezer (dibawah -180C), dengan masa simpan + 6 bulan.
  • Cucilah tangan sebelum menangani, mempersiapkan, mengolah/memasak daging dan gunakan pakaian yang bersih.
  • Tutuplah luka pada tangan dengan plester yang kedap air.
  • Hindari bersin dan batuk langsung didepan daging.
  • Usahakan ruang tempat mengolah daging (dapur) bebas dari insekta dan rodensia(lalat, kecoa, tikus, semut).
  • Gunakan peralatan yang bersih untuk menyimpan, mempersiapkan, mengolah dan memasak makanan.
  • Cucilah alat (pisau, talenan, wadah) dengan baik setelah digunakan

Empat langkah penting yang perlu diingat :

Penanganan Daging

  • Pisahkan daging mentah dengan yang masak atau makanan lainnya.
  • Pisahkan daging dengan jeroan.

Pendinginan Daging

  • Pendinginan bertujuan untuk mempertahankan kesegaran dan memperpanjang masa simpan daging.
  • Daging dan produk olahannya harus segera didinginkan. Simpanlah daging pada suhu dibawah 40C atau pada suhu diatas 600C, dan jangan menyimpan daging pada suhu ruangan lebih dari 4 jam.

Pemanasan Daging

  • Sebaiknya pemanasan (pemasakan) atau pemanasan ulang daging atau olahannya dilakukan dengan sempurna, minimum telah mencapai 750C selama 2 menit.

Pencegahan Pencemaran Makanan

  • Cucilah tangan dengan baik dan seksama sebelum menangani daging.

Cara mencuci tangan yang baik :

  • Basahi tangan dengan air bersih
  • Berilah sabun
  • Ratakan dan gosokan sabun pada tangan dan sela-sela jari
  • Bilaslah tangan dengan air bersih.
  • Gunakan peralatan yang bersih untuk makanan, jangan gunakan peralatan yang kotor atau yang pernah digunakan untuk makanan mentah, bahan kimia atau bahan beracun.

TELUR

Penanganan dan Penyimpanan Telur

Pemilihan Telur

  • Pilihlah telur dengan cangkang atau kulit telur yang bersih, utuh/tidak retak, permukaan halus, warna kulit telur homogeny/tidak ternoda, bentuk normal dan tidak berbau.
  • Telur sebaiknya dikemas dalam kantong plastic bersih dan terpisah dengan bahan makan masak.

Penanganan Telur

  • Telur dapat dicuci dengan air bersih sebelum disimpan dalam lemari pendingin/kulkas.
  • Simpanlah telur pada tempat yang bersih, ventilasi cukup dengan suhu 150C dibawah dan kelembaban 75 % - 90 %.
  • Telur sebaiknya disimpan pada baki telur (egg tray) yang bersih dan telur yang baik disimpan terpisah dengan telur yang rusak.

Pemasakan Telur

  • Pemasakan telur sebaiknya dilakuakn secara sempurna pada suhu minimum 850C selama minimum 1 menit.
  • Hindari mengkonsumsi telur dalam keadaan mentah

 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh