Rapat Koordinasi Dalam Antisipasi Kelangkaan LPJ 3 Kg


Post by Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(IZATI, A.Md) | Posted on 29 September 2017 15:04:38 WIB | Kegiatan Strategis | 610 kali dibaca


Rapat Koordinasi Dalam Antisipasi Kelangkaan LPJ 3 Kg

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Dalam Antisipasi Kelangkaan LPJ 3 Kg, yang dilaksanakan pada tanggal 18 September 2017 bertempat di Ruangan Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Jalan Pramuka No. 13 Khatib Sulaiman Padang.

Dalam Kegiatan Rapat Koordinasi Dalam Antisipasi Kelangkaan LPJ 3 Kg dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Senin (18/9).

Dalam sambutannya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Drs. H. SYAFRIZAL, MM mengatakan “dasar dari pelaksanaan rapat ini adalah Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 17 Tahun 2011 dan Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian Tertutup Liquified Petroleum Gas Tertentu di Daerah dan Surat Undangan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 005/808/Sekre-DPMD/2017 tanggal 15 September 2017, perihal Undangan Rapat Koordinasi dalam Antisipasi Kelangkaan LPG”.

Drs. H. SYAFRIZAL, MM juga menyampaikan bahwa permasalahan yang akan dibahas dalam rapat ini adalah adanya kelangkaan LPG Tabung 3 kg di beberapa daerah dan adanya laporan dari kabupaten/kota dan pemberitaan di media massa tentang kelangkaan LPG Tabung 3 kg. Solusinyapun ada dengan timbulnya masalah yaitu perlunya pendataan tentang quota LPG Tabung 3 kg yang baru dan akan dilakukan Rapat Koordinasi dengan Pemkab/Kota pada Hari Jumat 22 September 2017 untuk dilakukan klarifikasi informasi dan fasilitasi tentang LPG Tabung 3 kg.

Ikut memberikan arahan Pertamina dan Hiswana Migas. Pertamina mengatakan “akan adanya pemotongan Subsidi LPG Tabung 3 kg secara nasional sebanyak 12 % dimana kuota Provinsi Sumatera Barat untuk tahun 2017 sebanyak 91.066 MT (Matriks Ton) sedangkan Realisasi per Agustus 2017 sebanyak 57.443 MT (63%) dan akan dipotong sebanyak 12 % dari sisa realisasi tersebut”. Sementara itu Hiswana Migas mengatakan “terjadinya kelangkaan LPG Tabung 3 kg disebabkan oleh berkembang pesatnya Usaha Kecil Mikro, data penerima LPG Tabung 3 kg tidak sesuai dengan kuota yang diberikan dikarenakan masih mengacu kepada data yang lama, rasio pemakaian LPG Tabung 3 kg yang meningkat. Sementara untuk data penggunaan LPG Tabung 3 kg untuk Kota Padang adalah 27.718/MT/Tahun setara dengan 6.906.000 Tabung/Tahun LPG 3 kg yang diakomodir oleh 24 Agen dan 815 Pangkalan. Sedangkan data kasar pemakaian LPG Tabung untuk Kota Padang sebanyak 23.000 Tabung/Hari artinya jika 1 tahun 23.000 tabung x 365 = 8.395.000 tabung artinya jika kuota Kota Padang per tahun nya sebanyak 6.906.000 tabung maka untuk Kota Padang masih kekurangan 1.489.000 tabung.   

Kepala Sub Bagian Perencanaan RETMA NENCY, S.STP dalam Laporan Panitia Penyelenggaraan menyampaikan bahwa peserta Rapat Koordinasi Dalam Antisipasi Kelangkaan LPJ 3 Kg, yaitu : Biro Ekonomi Setda Provinsi Sumatera Barat, Pol PP Provinsi Sumatera Barat, Disperindag Provinsi Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, PT. Pertamina, Hiswana Migas Sumbar, Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Agen LPG Kota Padang dan Pangkalan LPG Kota Padang.

 

 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh