Gubernur Terus Motivasi Petani


Post by Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan(RASMUNALDI, ST) | Posted on 12 September 2013 06:14:08 WIB | Berita Terkini | 812 kali dibaca


GUBERNURMemotivasi petani untuk   berusaha tani lebih baik. Itu tampaknya salah satu   fokus utama pembangunan di Sumatera Barat.

Betapa tidak, setiap kesempatan ada kunjungan ke lapangan, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno selalu berusaha bertemu dengan kelompok tani .

Dalam kesempatan itu, Gubernur selalu meminta agar petani berusaha sungguh-sungguh dan terus mengikuti anjuran penyuluh mengembangkan pertanian sesuai dengan teknologi dan cara-cara yang telah dianjurkan.

“Ikuti anjuran teknologi dan cara-cara yang diajarkan penyuluh. Sudah pasti teknologi lebih baik dari pengalaman orang-orang tua kita. Teknologi tersebut pasti sudah teruji karena didapat melalui penelitian,   baik lembaga penelitian maupun perguruan tinggi seperti IPB dan Unand,” ucap tutur Gubernur seperti yang diungkapkannya dalam pertemuan dengan Kelompok Tani Harapan Masa Depan, Jorong Patemeh, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar baru-baru ini.

Kelompok Tani Harapan Masa Depan ini Jorang Patameh ini memang beruntung mendapat kunjungan Gubernur Sumbar yang sedang melakukan kunjungan ke Kabupaten Tanah Datar. Kelompok tani baru saja menyelesaikan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT), sebuah program pemberdayaan petani yang dikembangkan Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar.

Dalam 12 kali pertemuan di SLPHT tersebut, kelompok tani belajar bertani dengan melakukan pengendalian hama menggunakan   prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu. Prinsip utama PHT ini adalah melakukan pengendalian hama dengan memadukan berbagai teknis pengendalian yang ramah lingkungan.

Dalam pertemuan dengan kelompok tani tersebut yang juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar, Ir. Djoni dan Kepala BPTPH Sumbar Ir. Arzal, MP, Gubernur Sumbar menyatakan kalau apa yang dilakukan kelompok tani tersebut sudah sangat tepat. Dengan melakukan pengendalian secara PHT, katanya, disamping   meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi,   cara-cara itu juga lebih ramah lingkungan.

“Kini tinggal kesungguhan dan keseriusan bapak ibu   dalam menerapkannya, teknologi ini sudah teruji,” tegas Gubernur memotivasi petani.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh