Penertiban Kadai Tuak di Agam


Post by Satuan Polisi Pamong Praja(AFIF AFDISYA) | Posted on 09 November 2017 10:29:12 WIB | Artikel | 53 kali dibaca


Penertiban Kadai Tuak di Agam

Satpol PP dan Damkar Prov. Sumbar ---- Dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2001 tentang pencegahan dan pemberantasan maksiat, Satpol PP dan Damkar Prov. Sumbar bergabung dengan Satpol PP Kabupaten Agam melakukan kegiatan penertiban penyakit masyarakat terkait penertiban cafe dan kedai minuman keras (Tuak). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 5 November 2017 di Kecamatan 4 angkek Kabupaten Agam yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kab. Agam (Dandi Irawadi).

        Razia ini dibagi menjadi 2 (dua) Tim, pembagian ini dimaksud guna untuk melakukan penyergapan di 2 (dua) titik lokasi. Tim A bergerak menuju lokasi di Pasar Baso di Cafe Novendra (47), dimana lokasi tersebut diduga adanya aktivitas cafe yang menjual minuman keras berjenis tuak. Dari hasil pengamatan di cafe tersebut, tim tidak menemukan adanya aktivitas jual beli tuak, seolah-olah adanya kebocoran informasi. Menurut keterangan pemilik toko, toko tersebut tidak melakukan aktivitas penjualan tuak, namun tim tetap curiga dan melakukan penggeledahan. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukannya alat bukti minuman keras berupa tuak yang berada dalam ember yang ditutupi kain kotor, seolah-olah pemilik toko ingin mengelabui petugas.      

        Berdasarkan bukti tersebut penyidik menanyakan keberadaan miras itu, namun pemilik toko mengatakan tuak tersebut tidak untuk diperjual belikan, hanya untuk dikosumsi sendiri. Tim belum puas dengan keterangan pemilik toko, tim melakukan penggeladahan lagi mencari faktur penjualan, dan membuahkan hasil, tim menemukan bon penjualan kemudian Penyidik melakukan pemeriksaan cepat untuk penyelidikan lebih lanjut.

        Tim B bergerak ke lokasi ke 2 (dua) masih dibelakang pasar baso tidak jauh dari lokasi pertama, disana cafe sudah kosong, tim hanya menemukan ampas kosong (kebocoran informasi). Setelah itu tim kembali ke posko untuk perencanaan lokasi ke 3 (tiga).

        Dilokasi ke 3 (tiga) tim menggeledah cafe milik Darianto (39) yang diduga melakukan aktivitas penjualan tuak, setelah sampai dilokasi ternyata cafe tersebut sedang melakukan aktivitas jual beli tuak. Penyidik langsung melakukan pemeriksaan cepat untuk proses lebih lanjut. Barang bukti yang ditemukan diamnakan ke Mako Pol PP Kab. Agam dan sipelanggar menunggu untuk proses persidangan.

        Informasi tentang keberadaan kedai tuak tersebut didapat Satpol PP dari hasil pengaduan masyarakat. Satpol PP juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu melaporkan kejadian pelanggaran Perda yang terjadi dimasyarakat.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • WIKILATIH PADANG

    • Sabtu, 25 November 2017
    • Sabtu, 25 November 2017
  • GEBYAR PENDIDIKAN 2017

    • Kamis, 16 November 2017
    • Sabtu, 18 November 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh