JPI 2017 SAWAHLUNTO SUMATERA BARAT RESMI DITUTUP.


Post by Dinas Pemuda dan olahraga(Dinas Pemuda dan olahraga) | Posted on 21 November 2017 14:20:34 WIB | Berita Terkini | 1047 kali dibaca


JPI 2017 SAWAHLUNTO SUMATERA BARAT RESMI DITUTUP.

SAWAHLUNTO,SP...Kegiatan Jambore Pemuda Indonesia ( JPI ) 2017 Sumatera Barat, , secara resmi ditutup Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, Senin 20/ 11 malam dikomplek Camping Ground Kandih Sawahlunto.

Dalam sambutannya Ali Yusuf menyatakan, apabila selama pelaksanaan JPI, para peserta dari provinsi se- Indonesia merasa tidak dilayani, kurang nyaman, dan kecewa pihaknya secara terbuka meminta maaf atas kekurangan tersebut.

Dia juga mengakui sebagai manusia biasa, tidak luput dari kesalahan, baik disadari maupun tidak disadari,’’katanya.

Ali Yusuf juga meminta peserta JPI 2017 agar bersedi mengirim tanah dari provinsi masing- masing, secara simbolis untuk pembangunan monumen JPI.

“ kita berharap peserta supaya dapat mengirim tanah sebanyak 200 ml atau sebotol aqua, secara simbolis akan dijadikan sebagai bahan baku untuk pembangunan monumen JPI di komplek camping grond Kandih,’’urai Ali.

“ tujuan membangun monumen JPI, agar Kota Sawahlunto tetap dikenang sebagai kota yang bersejarah dalam mempersatukan pemuda Indonesia, seperti yang dicita- citakan M.Yamin tokoh pejuang muda Indonesia yang turut merumuskan sumpah pemuda berasal dari kota arang ini,’’tambahnya.

Disampaikan juga, bagi pemuda yang mempelajari songket khas Sawahlunto, setelah mengembangkan didaerah masing- masing, dan menghasilkan tenunan itu, kami bersedia membeli produk tersebut untuk dijual disini,’’ ucap Ali Yusuf mengakhiri.

Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) RI, Mulyadi Adnan, menyatakan rasa terima kasih pada pemerintah provinsi Sumatera Barat, dan pemeintah Kota Sawahlunto atas kerjasamanya dalam menyukseskan gelaran JPI 2017.

Dia mengakui  bahwa secara keseluruhan pelaksanaan JPI Sawahlunto tahun 2017  berjalan dengan sukses, dan untuk pelaksanaan JPI 2017 secara keseluruhan lebih baik dari JPI tahun 2016 lalu,’’ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, kedepan pelaksanaan JPI kita harap lebih baik dan lebih banyak pesertanya dari JPI 2017 ini,’’tukuk Mulyadi.

Panitia pelaksana Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Provinsi Sumatera Barat Hj. Yulfina melaporkan, untuk pelaksanaan JPI 2017, peserta yang berhasil meraih kontingen terfavorit adalah provinsi Lampung.

Sedangkan juara masing- masing lomba secara keseluruhan antara lain,  lomba olahraga tradisional, Engrang : 1.Kalimantan Selatan, 2. Bengkulu, 3. Lampung. Terompa Panjang:         1. Bali, 2. Jambi, 3. Jawa Tengah. Tarik Tambang: 1. Jambi, 2. Maluku Utara, 3. Nusa Tenggara Barat. Stan Terfavorit diraih: 1. Papua, 2. Bali, 3. Kalimantan Selatan,  4. Sulawesi Tenggara, 5. Kalimantan Timur, 6. Nusa Tenggara Timur, 7. Sumatera Barat,    8. Jawa Barat, 9. Sumatera Selatan, 10. DKI Jakarta.  

Hasta Karya diraih: 1. Jambi,  2. Bengkulu, 3. Sumatera Barat, 4. Aceh, 5. Kalimantan Tengah, 6. Jawa Timur, 7. Bali, 8.  Kalimantan Utara, 9. Kalimantan Timur, 10. Lampung.

SelanjutnyaLomba baca Puisi: 1. Kalimantan Timur,  2. Aceh, 3. Kalimantan Selatan. Pentas Seni Ternfavorit: 1. Sumatera Barat, 2. Gorontalo, 3. Papua, 4. Bali, 5. DKI Jakarta, 6. Sulawesi Selatan, 7. Lampung, 8. Jawa Barat, 9. Jawa Tengah, 10. Banten.

Senam Poco- Poco  Putra: 1. Gorontalo, 2. Bali, 3. Bengkulu. Harapan: 1. Riau, 2.Kalimantan Timur, 3. Bangka Belitung. Putri: 1. Kalimantan Timur, 2. Gorontalo,                    3. Sulawesi Tenggara, Harapan :1. Jawa Timur, 2. Sumatera Selatan, 3 . Sumatera Barat.

“ peserta yang meraih juara pada semua kategori perlombaan diberi penghargaan berupa piala, dan piagam ,’’terang Yulfina. ( Mul )

 

   


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh