Kebutuhan Membaca


Post by Erwinfs(Erwinfs) | Posted on 31 Januari 2019 23:44:28 WIB | Artikel | 118 kali dibaca


Wahyu pertama yang turun kepada Rasulullah Saw adalah perintah membaca. Ternyata kalua dipikir dan dilihat lagi dalam periode srjarah manusia, umat Islam memang harus bisa membaca. Karena minimal ia akan membaca Alquran. Lebih lengkap lagi jika bisa membaca terjemahannya. Dan semakin baik jika bisa membaca tafsirnya. 

Membaca adalah sebuah kegiatan dalam proses belajar mengajar. Ini artinya perintah membaca merupakan sebuah pesan fundamental bagi umat Islam agar mereka bisa hidup berkualitas. Bagi seorang muslim, agar ia bisa mengetahui tentang ajaran Islam lebih banyak, maka ia harus banyak membaca. Membaca terjemah dan tafsir Alquran, membaca kitab-kitab hadis, membaca buku-buku agama, dan bacaan lainnya. 

Demikian juga jika seorang muslim ingin maju hidupnya, ia harus banyak membaca. Baik membaca sesuai dengan jenjang pendidikan dan keilmuannya, maupun membaca berbagai buku-buku tentang sejarah, politik, ekonomi, sosial, dan lainnya. 

Sayangnya, membaca bagi sebagian kalangan umat Islam belum menjadi sebuah kebutuhan. Sehingga umat Islam masih tertinggal dibanding umat lainnya. padahal dengan membaca, seseorang bisa tahu bagaimana mencari uang yang berlimpah. Bahkan tidak sedikit hadis yang menjelaskan bagaimana seorang muslim harus kaya agar hidupnya sukses dan bahagia. 

Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw merupakan kabar gembira bagi manusia, petunjuk bagi yang bertakwa. Selama ini banyak orang yang beranggapan tidak perlu membaca terjemah atau tafsir Alquran, karena isinya hanya pesan agama. Padahal Alquran adalah pedoman hidup dan kabar gembira. 

Contohnya saja, di Alquran disebutkan bagaimana balasan orang yang bersedekah atau yang berbuat baik. Kemudian sejarah hidup dan perjuangan Nabi Muhammad Saw masih banyak yang belum membacanya. Padahal buku-bukunya yang tebal dan berbahasa Indonesia sudah banyak dijual. 

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa Nabi Muhammad Saw orang miskin, dan rumahnya kecil dan buruk, serta hidupnya susah. Padahal jika membaca buku-buku karya ilmuwan muslim bisa diketahui bahwa Nabi Muhamamd Saw itu berduit banyak. 

Hal-hal demikian menyebabkan umat Islam bersikap skeptic terhadap dirinya sendiri. Seolah-olah percuma saja hidup di dunia, karena tidak boleh kaya, banyak larangan, dan lainnya. 

Tak heran jika orang barat justru belajar Islam dari membaca berbagai buku-buku karya ilmuwan muslim dan juga membaca Alquran dna hadis. Sehingga mereka mantap memeluk Islam karena sesuai dengan kehidupan manusia. (efs)  


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh