ACT Sumbar Galang Bantuan Untuk Korban Gempa Solok Selatan


Post by Diskominfo(EKO KURNIAWAN, S.Kom) | Posted on 11 Maret 2019 08:54:19 WIB | Berita Terkini | 198 kali dibaca


Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat menggalang bantuan dari masyarakat untuk disumbangkan bagi korban gempa Solok Selatan. Gempa yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan, Kamis 28 Februari 2019 lalu.

Staff Program ACT Sumbar Aan Saputra mengatakan, penggalangan bantuan untuk warga di Solok Selatan masih akan terus dilakukan. Bagi warga yang ingin menyumbang bisa melalui rekening Bank Nagari Syariah 71000 2202 99998.

Bahkan dikatakanya, bantuan juga dapat disalurkan langsung melalui kantor ACT Sumbar di Jalan S. Parman Nomor 170 C, Ulak Karang Selatan, Padang Utara.

Selain menggalang bantuan dari masyarakat, kata Aan, ACT Sumbar bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumbar sudah berada di lokasi bencana untuk membantu di dapur umum dan pemulihan bagi masyarakat.

“Dapur Umum ini sendiri menyediakan 600 porsi per hari untuk masyarakat sekitar. MRI-ACT Sumbar juga telah membuka posko yang berada di Kecamatan Sangir Balai Janggo,” ujarnya, Selasa (5/3/2019).

Dijelaskannya, gempa tektonik terjadi di Solok Selatan pada Kamis 28 Februari 2019 pukul 01.55 WIB berkekuatan 4,8 Skala Richter. Kemudian di pagi sekitar pukul 06.27 WIB kembali digoncang dengan gempa susulan berkekuatan 5,3 SR.

Diketahui melalui hasil pendataan MRI-ACT Sumbar yang berkoordinasi dengan BPBD Solok Selatan terdapat sebanyak 61 jiwa yang luka-luka, 479 unit rumah mengalami kerusakan, 15 unit fasilitas umum rusak. Kerugian akibat bencana itu diperkirakan sekitar Rp25,6 miliar.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah menetapkan 14 hari masa tanggap darurat sejak bencana terjadi dan diperkirakan akan membutuhkan waktu lama untuk pemulihan pasca bencana.

“Bencana ini mengakibatkan kerugian materil yang cukup besar karena banyak rumah warga rusak. Oleh karena itu, pemerintah harus bisa menjamin penampungan yang layak serta tersedianya logistik bagi korban, sehingga ditetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari,” ungkap Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman.

Tak hanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, bencana ini juga mendapatkan perhatian khusus dari pihak ACT. Melalui Zeng Wellf selaku Kepala Cabang ACT Sumatera Barat, ia mengimbau masyarakat untuk ikut membantu memberikan bantuan kepada korban gempa

“Mari bersama hadapi bencana gempa Solok Selatan ini. Kami ACT Sumbar masih akan terus menanti kedermawanan dari masyarakat. Karena kalalu bencana ini kita hadapi bersama, Insya Allah akan lebih mudah membantu korban gempa Solok Selatan tersebut,” tuturnya.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh