Sumbar Raih Urutan Ketujuh Pelaporan Penanganan Konflik Sosial


Post by Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(TITA SHANIA) | Posted on 28 Juni 2019 16:25:29 WIB | Berita Terkini | 257 kali dibaca


Provinsi Sumatera Barat meraih peringkat tujuh dalam evaluasi pelaporan penanganan konflik sosial periode B-04 se wilayah Sumatera - Jawa yang baru saja digelar oleh Kemendagri pada Kamis (27/06), di The Axana Hotel, Padang. Berdasarkan penilaian administratif yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kemendagri, capaian target terhadap masing masing rencana aksi yang telah ditetapkan menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. 

Dalam pelaporan rencana aksi yang dikoordinir oleh Badan Kesbangpol Prov. Sumbar tersebut, diketahui bahwa organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal di Sumbar telah melakukan kegiatan kegiatan penanganan konflik mencakup upaya pencegahan berupa sosialisasi dan pembekalan, maupun penanganan dan pemulihan pasca konflik secara lebih baik. 

Pemprov Sumbar juga telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengoptimalkan upaya pencegahan konflik sosial. Selain melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait serta pemantauan ke sasaran sasaran yang berpotensi menimbulkan konflik, Badan Kesbangpol Prov.  Sumbar kembali melakukan pemetaan potensi konflik secara berkala guna memperoleh data faktual untuk mencegah eskalasi potensi konflik dimaksud. 

Pada kegiatan itu, Kasubdit Penanganan Konflik Direktorat Kewaspadaan Nasional Ditjen Polpum, Salman, mengatakan masing masing daerah agar menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) secara efektif, dengan mempedomani hasil evaluasi sebelumnya. Ia menambahkan, kedepannya Kemendagri juga akan melakukan evaluasi penanganan konflik secara faktual ke masing masing provinsi, dan pihaknya mengharapkan masing masing daerah dapat menyusun rencana aksi daerah dengan lebih tajam serta mengoptimalkan data dukung dalam pelaporannya. 

Rapat evaluasi RAD tim terpadu penanganan konflik sosial se wilayah Sumatera dan Jawa ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi se- Sumatera Jawa, Kepala Biro Operasional Polda/perwakilan dan Kasrem/perwakilan se Sumatera - Jawa, dan unsur kesbangpol kabupaten/kota se Sumatera Barat.

Berdasarkan penilaian yang dilakukan, provinsi D.I Yogyakarta meraih peringkat pertama penilaian dengan persentase melebihi 100 persen, disusul Jawa Timur dan Riau pada posisi kedua dan ketiga. 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh