Jambore PRB KE VI 2019, Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Kurangi Resiko Bencana


Post by Badan Penanggulangan Bencana Daerah(HERA ARMAN, ST) | Posted on 24 Juli 2019 14:34:02 WIB | Badan Penanggulangan Bencana Daerah | 153 kali dibaca


Jambore PRB KE VI 2019, Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Kurangi Resiko Bencana

Mentawai-Jambore Pengurangan Resiko Bencana(PRB) Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2019  berlangsung sejak 22 Juli hingga 26 Juli di Desa Mapadegat,  Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan ini secara resmi dibuka Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit,  Selasa (23/7).


Dalam sambutannya, Wakil gubernur mengatakan kegiatan Jambore PRB ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mencerdaskan masyarakat. Sehingga berdampak dalam mengurangi risiko bencana menuju masyarakat yang inklusif dan bersahabat dengan lingkungan. 


"Bencana alam terjadi juga karena ulah manusia. Jika kita menjaga alam maka alam juga menjaga kita.  Ada baiknya kontingen yang hadir saat ini saling berbagi pengalaman dan pengetahuan menghadapi risiko bencana," ujarnya saat membuka secara resmi kegiatan  Jambore PRB ke IV tersebut. 


Menurutnya, berbagai bencana alam rawan terjadi di Sumatera Barat.  Untuk mengurangi jatuhnya korban jiwa ia berharap kapasitas masyarakat terus ditingkatkan melalui kegiatan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas relawan kebencanaan yang ada di setiap daerah. 


"Melalui  kegiatan meningkatkan pengetahuan terhadap penanggulangan resiko bencana sejak dini. Dengan Jambore PRB ini penanggulangan dan penangan bencana di Sumbar diharapkan lebih baik, "jelasnya. 


Sementara itu,  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman, menambahkan selain meningkatkan kapasitas kelembagaan BPBD Provinsi Sumatera Barat dan kabupaten/kota, kegiatan ini juga bertujuan untuk dapat terbangunnya jaringan informasi dan kerja sama antar Kelompok Siaga Bencana (KSB) dengan semua pihak yang berkaitan dengan kebencanaan di 19 kabupaten/kota di Sumbar.  

“Kita ingin dari kegiatan ini terjadi peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya KSB melalui pelatihan dan berbagi pengetahuan dan pengelamanan sesama KSB,” jelas Ketua Panitia Jambore PRB Tingkat Provinsi Sumbar tersebut.

Ia menyebutkan, selain mengadakan berbagai perlombaan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan KSB, diantaranya melalui perlombaaan kuis PRB, teknik fasilitasi dan manajemen posko. Kegiatan ini  juga bertujuan untuk terbangun jaringan informasi dan kerjasama antar semua KSB se Sumbar, serta pihak terkait lainnya di bidang kebencanaan.

“Jambore PRB  ini diikuti sekitar 400 orang, terdiri dari  relawan kSB, Tagana, PMI dan 2 orang pendamping dari BPBD kabupaten/kota se Sumbar,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dari jambore PRB ini, BPBD kabupaten/kota dapat menumbuh kembangkan relawan KSB. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan KSB dalam hitung cepat pasca bencana, teknik fasilitasi, pertolongan pertama gawat darurat, pengelolaan dan distribusi bantuan saat darurat dan manajemen posko.

“Jambore PRB ini bertujuan untuk membangun daerah yang memiliki kesiapsiagaan terhadap bencana. Pada peringatan PRB tahun ini mengangkat tema tingkatkan siaga, kurangi risiko bencana menuju ketangguhan masyarakat berprinsip inklusi. Semoga upaya untuk mengurangan resiko bencana ini dapat terus maksimal dilaksanakan,” pungkasnya.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh