BPBD Ajak Masyarakat Untuk Jaga Sejuta Pohon di Pantai Sumbar


Post by Badan Penanggulangan Bencana Daerah(HERA ARMAN, ST) | Posted on 27 Desember 2019 18:24:45 WIB | Badan Penanggulangan Bencana Daerah | 411 kali dibaca


BPBD Ajak Masyarakat Untuk Jaga Sejuta Pohon di Pantai Sumbar

Padang (27/12) - BPBD Provinsi Sumatera Barat mengajak Masyarakat untuk menjaga sejuta pohon yang telah ditanam di sepanjang Pesisir Pantai. Pohon yang ditanam berguna untuk mengurangi tingginya gelombang Tsunami. sebab sumatera barat rawan Gempa dan Tsunami.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyerahkan bantuan bibit sejuta pohon ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, untuk ditanam di sepanjang pantai Barat Sumatera yaitu kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat dan Kab. Kepulauan Mentawai. 

Pohon yang ditanam beberapa waktu lalu banyak yang rusak dan bahkan mati karena kurangnya pengawasan dilapangan dan juga dikarenakan dikawasan itu tingginya aktivitas pengunjung atau wisatawan, serta adanya aktivitas pedagang dan nelayan. Minimnya kepedulian masyrakat yang datang ke Pantai Padang sehingga membuat pohon yang ditanam banyak yang mati.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Barat Erman Rahman menyampaikan, telah mengupayakan perawatan dengan melakukan menyiraman sekali dua hari namun bibit pohon tersebut tidak setiap saat dalam pengawasan untuk bisa dilindungi dari gangguan, keadaan ini akan menjadi bahan evaluasi  "BPBD telah mengupayakan perawatan dengan melakukan penyiraman sekali dua hari, saya selalu memantau bibit pohon yang ditanam itu, namun BPBD tidak bisa memantau pohon itu setiap hari. karena banyak sekali gangguan sehingga pohon ini terganggu perkembangannya bahkan ada yang mati, kondisi ini akan menjadi bahan evaluasi kedepannya" ucap beliau.

selain itu Erman Rahmat juga mengharapkan kerjasama dari berbagai pihak untuk menjaga pohon tersebut "karena Jumlah pohon yang ditanam banyak sekali saya berharap agar ada kerjasama semua pihak untuk menjaga dan melindungi pohon penahan gelombang tsunami itu" tambah beliau.

Perihal penanaman sejuta pohon dari BNPB untuk mengantisipasi gelombang tsunami, peran BPBD Provinsi Sumatera Barat adalah melakukan penanaman saja yang bekerjasama dengan TNI. Terkait perawatan diserahkan ke daerah masing-masing yakni masyarakat nagari/desa.

Penanaman pohon yang dilakukan di 7 kabupaten/kota. Untuk bibit pohon di luar Kota Padang sebagian besar tumbuh dengan baik seperti di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat dan Lainnya. 

Penanaman bibit pohon disepanjang pantai Barat Sumatera di lakukan untuk meminimalisir resiko bencana Tsunami. bibit yang ditanam adalah Cemara Udang, pulai dan Akar Wangi. Vegetasi Pantai adalah Pengurangan resiko tsunami jangka panjang yang efektif mengurangi resiko gelombang Tsunami.

"semoga tiga sampai lima tahun ke depan daerah pesisir pantai Sumatera Barat akan terlihat hijau dan menjadi benteng bila terjadi gelombang besar atau Tsunami" tambah kepala pelaksana.

Erman Rahman mengajak semua elemen masyarakat tutut terlibat dalam kegiatan tersebut. selain ikut menanam, BPBD menginginkan agar masyarakat membantu merawat pohon-pohon yang sudah ditanam tersebut.

Kepal BNPB Doni Monardo berharap dengan adanya penanaman sejuta pohon di Sumatera Barat itu dapat menjadi contoh untuk daerah lainnya yang juga memiliki ancaman bencana Tsunami.

Terkait adanya bibit pohon yang mati di pantai Padang, Doni Monardo berharap semua pihak lebih memperdulikan tumbuh-tumbuhan yang ada di sepanjang pantai.  dikatakannya pohon-pohon ini merupakan upaya mitigasi jangka panjang untuk mengurangi resiko Bencana Tsunami. mengingat Sumatera Barat memiliki resiko Tsunami maka dari sekarang harus dilakukan upaya mitigasi untuk meminimalisir resiko. (HA)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh