Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM)


Post by Dinas Kehutanan(FEBY ANROW, S.Hut) | Posted on 30 Januari 2014 09:20:58 WIB | Kehutanan | 1543 kali dibaca


Hutan sebagai salah satu penentu sistem penyangga kehidupan mempunyai peranan sebagai penyerasi dan penyeimbang lingkungan global.

Ketersediaan lahan yang terbatas menyebabkan masyarakat baik secara sadar maupun tidak sadar berupaya untuk memenuhi kebutuhan akan lahan dalam kehidupannya. Keterbatasan ketersediaan lahan, mengarahkan masyarakat untuk mencari lahan yang belum dikuasai. Lahan yang masih potensial dan sangat mudah untuk diakses adalah kawasan hutan. Kondisi tersebut membuat bertambahnya tekanan-tekanan terhadap kawasan hutan yang nota bene akan mengancam keberadaan kawasan hutan itu sendiri.

Produksi kayu (bila secara serampangan) berpengaruh pada (juga) kelestarian hutan. Kedua kondisi tersebut merupakan sebagian (kecil) kondisi yang saling bertolak belakang terkait keberadaan kawasan hutan.

Kesalahan pengurusan hutan menyebabkan terjadinya lahan kritis di dalam dan luar kawasan hutan. Lahan yang sudah kritis tidak mampu melakukan fungsi perlindungan areal di sekitarnya dan (salah satunya) penyediaan air tanah. Apabila kawasan hutan dan lahan sudah "kritis" diperlukan upaya-upaya pemulihan kawasan melalui rehabilitasi dan reboisasi dengan tujuan untuk mengembalikan fungsi kawasan hutan.

Dalam kerangka tersebut, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat memberikan peran dan kontribusi dalam rangka meningkatkan pemulihan daya dukung hutan dan lahan dalam peningkatan fungsi ekologis salah satunya melalui kegiatan Kecil Menanam Dewasa Memanen.

Hasil penyelenggaran kegiatan ini di tahun 2013 telah memotifasi anak-anak sekolah, guru, wali murid serta masyarakat luas di 20 SD/MI di 4 Kabupaten/kota yaitu Kab. Pasaman, Kab. Tanah Datar, Kab. Lima puluh Kota dan Kab. Sijunjung. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat sejak tahun 2011.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menghijaukan lingkungan dengan melibatkan masyarakat sekitar, dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat berperan sebagai katalisator dan diharapkan kedepannya keinginan untuk menanam dan menghijaukan tumbuh dari inisiatif masyarakat itu sendiri khususnya dari usia dini.


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh