Pembekalan SPMN Akt IX Tahun 2012


Post by Badan Pemberdayaan Masyarakat(Badan Pemberdayaan Masyarakat) | Posted on 18 September 2011 06:09:32 WIB | Pendidikan | 2166 kali dibaca


Dalam Mempercepat Proses Pembangunan Di Sumatera Barat Telah Dilaksanakan Berbagai Kebijaksanaan, Diantaranya Program Sarjana Pemberdayaan Masyarakat Nagari (SPMN ) Yang Salah Satu Tujuannya Mengurangi Jumlah Pengangguran. Permasalahan Pengangguran Di Sumatera Barat

1. Dasar Pembentukan Program. Dalam Mempercepat Proses Pembangunan Di Sumatera Barat Telah Dilaksanakan Berbagai Kebijaksanaan, Diantaranya Program Sarjana Pemberdayaan Masyarakat Nagari (SPMN ) Yang Salah Satu Tujuannya Mengurangi Jumlah Pengangguran. Permasalahan Pengangguran Di Sumatera Barat Pada Umumnya Disebabkan Oleh Beberapa Hal Antara Lain; (A) Terjadinya Proses Urbanisasi Dari Nagari Ke Kota, Sehingga Banyak Tenaga Terdidik Atau Sarjana Muda Dan Sarjana Yang Menumpuk Di Perkotaan Yang Belum Bekerja, (B) Peluang Kerja Yang Rendah Dibandingkan Dengan Jumlah Tenaga Kerja Sarjana Yang Tersedia Setiap Tahunnya, Dan (C) Kurang Berani Mengambil Resiko Yang Mungkin Timbul Dari Setiap Aktivitas Yang Dilaksanakan.

Program SPMN Ditetapkan Dengan Keputusan Gubernur Nomor 23 Tahun 2002, Dan Merupakan Penyempurnaan Dari Program Sarjana Pelopor Pembangunan Desa (SPPD). Perubahan Yang Mendasar Dari Program SPMN Adalah Menyangkut Peranannya Di Lokasi Tugas, Dimana Tidak Saja Berusaha Mandiri Guna Memenuhi Kebutuhan Hidupnya Sekaligus Diharapkan Dapat Memberikan Motivasi Kepada Masyarakat Untuk Berusaha Seperti Yang Dilakukan Oleh SPMN Sendiri. Selain Dari Itu, Kepada SPMN Juga Dituntut Agar Dapat Membantu Wali Nagari Dalam Menata Pemerintahan Nagari Dan Kelembagaan Yang Ada Di Nagari Serta Diminta Untuk Menggali Dan Mendata Potensi Sumberdaya Alam Yang Ada Di Nagari Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Diharapkan Dengan Program SPMN Ini Akan Tercipta Kader-Kader Wirausaha Muda Di Nagari Dimana Ditugaskan.

2. Tujuan Program.

a) Tujuan.

(a) Umum.

Membuka Peluang Usaha Dan Lapangan Kerja Bagi Masyarakat Nagari.

(b) Khusus.

1) Membentuk Kader Wirausaha Muda Di Nagari.

2) Menciptakan Kesempatan Kerja Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Pengangguran Di Nagari.

3) Mengoptimalkan Pengelolaan Sda Di Nagari.

4) Melakukan Alih Iptek Kepada Masyarakat Nagari.

5) Meningkatkan Arus Informasi Bisnis Kepada Masyarakat Nagari.

3. Sasaran Program.

a) Sarjana (S.1) Dan Sarjana Muda (D.III ) Yang Berjiwa Kewirausahaan, Mempunyai Kemauan Dan Kesediaan Untuk Berusaha Di Nagari Serta Memfasilitasi Masyarakat Dalam Melaksanakan Pembangunan

b) Meningkatkan Produktifitas Sumber Daya Ekonomi (Tenaga Kerja, Sumber Daya Alam, Dan Modal) Di Nagari.

Tersedianya Tenaga Muda Terdidik Dan Potensial Untuk Menjadi Motivator Pembangunan Nagari

4. Rekruitmen.

Proses Perekrutan SPMN Angkatan IX Telah Dilaksanakan Pada Tahun 2010 Yang Lalu. Pola Awal Rekruitmen Dilakukan Dengan Melibatkan Pemerintahan Nagari Dan Pemda Kabupaten/Kota. Setiap Peserta Yang Berminat Harus Mendapatkan Rekomendasi Wali Nagari Setempat Tentang Kesediaan Dan Bertanggung Jawab Untuk Membimbing Dan Membinanya Selanjutnya Diteliti/Disyahkan Oleh Pemda Kabupaten, Dengan Demikian Image Yang Berkembang Selama Ini Bahwa Program SPMN Semata-Mata Milik Provinsi Sudah Tereliminir Dengan Sendirinya. Setelah Rencana Rekruitmen Ini Disampaikan Kepada Kabupaten Dan Kota, 8 Kabupaten Dan 5 Kota Berminat Dan Bersedia Untuk Melaksanakan Program Dengan Maching Grant (Imbal Swadaya) Dengan Meminta Alokasi Untuk 49 Orang SPMN Angkatan IX, Rincian Permintaan Sbb. :

-Kabupaten Solok 5 Orang,

-Kabupaten Pesisir Selatan 4 Orang,

-Kabupaten Solok Selatan 5 Orang,

-Kabupaten Pdg. Pariaman 4 Orang,

-Kabupaten Agam 3 Orang,

-Kabupaten 50 Kota 2 Orang,

-Kabupaten Pasaman 4 Orang,

-Kabupaten Pasaman Barat 3 Orang,

-Kota Payakumbuh 3 Orang,

-Kota Solok 2 Orang,

-Kota Pdg. Panjang 2 Orang,

-Kota Pariaman 2 Orang,

-Kota Padang 10 Orang,

Dari Informasi Yang Disebarluaskan Melalui Media Cetak Dan Elektronika, Ternyata Yang Berminat Untuk Mengikuti Program SPMN Ini Tahun 2011 Angkatan IX, Yaitu Sebanyak 181 Orang. Selanjutnya Dilakukan Seleksi Melalui 3 Tahapan, Yaitu ; Seleksi Administrasi, Psychotest Dan Tes Wawancara.

A. Seleksi Administrasi.

Dari 181 Orang Yang Mendaftar, Setelah Dilakukan Seleksi Administrasi Dengan Melihat Kelengkapan-Kelengkapan Dan Batas Usia Ternyata Yang Memenuhi Syarat Atau Yang Lulus Seleksi Administrasi Sebanyak 174 Orang, Dan Yang Tidak Memenuhi Persyaratan Sebanyak 18 Orang. Bagi Yang Telah Lulus Seleksi Administrasi Berhak Untuk Mengikuti Tahap Berikutnya Yaitu Psychotest.

B. Seleksi Psychotest.

Pelaksanaan Psychotest Ini Badan Pemberdayaan Masyarakat Propinsi Sumatera Barat Bekerjasama Dengan Lembaga Psykologi Yayasan Dwi Dharma Pimpinan Drs. Herman Ramli, Yang Pelaksanaannya Pada Tanggal 15 Nopember 2010 Bertempat Di Aula Kwarda Pramuka Padang. Adapun Criteria Yang Dijaring Melalui Psychotest Ini Adalah Tentang Iq Dan Eq, Yaitu Mengenai Potensi Dan Kemungkinan Untuk Berkembang, Serta Mempunyai Minat Dan Bakat Berwirausaha, Serta Mau Mengabdi Di Nagari. Setelah Dilakukan Penilaian Psychotest Dari 174 Orang Calon SPMN , Maka Dinyatakan Lulus Sebanyak 99 Orang.

C. Seleksi Wawancara.

Untuk Pelaksanaan Seleksi Wawancara Dibentuk Tim Indipenden Yang Terdiri Dari Unsur Perguruan Tinggi, Lsm, Tokoh Masyarakat Dan Birokrat (Pemerintahan Kabupaten/Kota).

Seleksi Wawancara Dilaksanakan Pada Tanggal 29 Sd. 30 Nopember 2010 Bertempat Di Diklat Bpm Provinsi Sumbar, Aspek Yang Dinilai Dalam Seleksi Wawancara Menyangkut 5 Indikator, Dan Dari Indicator Tersebut Diberi Bobot Dan Penanggung Jawab Sebagai Berikut :

No.

Indikator/Aspek

Bobot

Penanggung Jawab

1

Enterpreneuer

30%

Dedi Vitra Johor

2

Kepeloporan

25%

Ir. Metrizal

3

Technikal Skiil

20%

Ir. Jhon Farlis, Msc

4

Cd/Co

15%

Daesy Rahmayanti, Se, Msi

5

Pengenalan Lokasi

10%

Unsur Kabupaten/Kota

Dari Hasil Penilaian Tim Indipenden (Panitia Penentu Akhir) Terhadap 99 Orang Yang Yang Mengikuti Tes Wawancara, Didapat 36 Orang Calon SPMN Angkatan IX Yang Dinyatakan Lulus/Diterima, Dengan Identitas Sbb. :

a. Jenis Kelamin :

v Laki-Laki : 17 Orang

v Perempuan : 19 Orang

b. Pendidikan.

v Sarjana Muda (D.3) : 5 Orang

v Sarjana (S.1) : 31 Orang

5. Pelatihan Pembekalan.

Pelatihan Pembekalan Telah Dilaksanakan Selama 1 (Satu) Bulan Efektif Mulai Tanggal 1 Sd. 30 April 2011, Dengan Tujuan Untuk Menyamakan Persepsi Terhadap Tugas Pokok Dan Fungsi SPMN Di Lokasi Tugas Masing-Masing. Pelaksanaan Tahun Ini Berbeda Dari Tahun-Tahun Sebelumnya, Untuk SPMN Angkatan IX Pelaksanaannya Bekerjasama Dengan Pt Andalas Solisi Bisnis (ASB) Dengan Metoda Pembekalan Dibagi Menjadi III Tahap Yaitu :

Tahap I : Dengan Materi Antara Lain Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat, Perencanaan, Skill Dasar, Skill Lanjutan Produk, Dan Skill Lanjutan-Manajemen Dilaksanakan Selama 7 (Tujuh) Hari. Termasuk Prektek Kerja Lapangan (PKL) Satu Hari

Tahap Ii : Materi Praktek Lapangan Di Nagari Dengan Kegiatan Observasi Nagari, Profil Nagari, Pengumpulan Data-Bisnis Plan Sederhana Dan Kegiatan Fasilitasi, Yang Dilaksanakan Selama 14 (Empat Belas) Hari.

Tahap III : Dengan Materi Seminar Hasil Observasi, Skill Lanjutan Manajemen-Aplikasi Dan Rktl Serta Penugasan Oleh Tim Pembina/Teknis SPMN Dan Dari Asb.

Pada Hari Terkahir Penyerahan/Penugasan Secara Resmi Oleh Bapak Gubernur Kepada Bupati / Walikota

6. Penutup.

Demikianlah Laporan Perkembangan Program Sarjana Pemberdayaan Masyarakat Nagari Ini Agar Dapat Menjadi Bahan Masukan Untuk Mengambil Kebijakan Dalam Pengembangan Program SPMN Dimasa Mendatang.

 


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh