IndoGreen Forestry Expo 2013


Post by Dinas Kehutanan(FEBY ANROW, S.Hut) | Posted on 01 Mei 2013 04:00:44 WIB | Kehutanan | 1279 kali dibaca


Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat mengikuti pameran kehutanan "IndoGreen Forestry Expo" untuk yang kelima kalinya dan digelar di Assembly Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta pada tanggal 4 – 7 April 2013. Pameran yang di gelar oleh Kementerian Kehutanan ini merupakan ajang diseminasi informasi kepada khalayak luas tentang potensi yang dimiliki oleh sektor kehutanan, tata cara pengelolaan hutan, pemanfaatan berkelanjutan dan pelestarian hutan beserta hasil hutannya baik kayu maupun non kayu.

Pada 2013, pameran yang bertemakan Green Economy, merupakan wujud dukungan Kementerian Kehutanan terhadap program pemerintah yaitu "Sustainable Growth with Equity in Forestry Sector Toward 2020" dan upaya merealisasikan Konsep Gaya Hidup yang Hijau Menuju Indonesia Hijau (Green Living Concept Towards Green Indonesia). Lebih dari 100 (seratus) stand mewarnai pameran ini.

Stand Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat menampilkan pemanfaatan jasa lingkungan (wisata alam, air), pembangunan Hutan Tanaman Rakyat, Hasil Hutan Bukan Kayu, serta potensi tanaman hutan di Sumatera Barat. Disamping itu Dinas Kehutanan Provins Sumatera Barat juga menghadiri seminar, workshop, talkshow, temu bisnis dan presentasi peluang investasi yang diselenggarakan panitia pameran. Stand pameran cukup diminati pengunjung, ditambah dengan adanya sikirei (penduduk asli mentawai) yang ikut memeriahkan stand Sumatera Barat bahkan ada yang meminta agar dapat berfoto dengan sikirei tersebut. Para pengunjung antara lain terdiri dari Perwakilan Negara sahabat, Pejabat Pemerintah dari berbagai Kementerian/Badan terkait, Pengusaha sektor kehutanan, Pengusaha Furniture dan Rotan, Profesional dan Eksekutif Perusahaan, Akademisi, Aktivis Pencinta Lingkungan dan Masyarakat Umum. Backdrop tentang ekowisata dan jasa lingkungan yang ada di Provinsi Sumatera Baratpun tidak ketinggalan menjadi obyek perhatian pengunjung, hal ini disebabkan yang dikedepankan bukanlah tempat-tempat wisata yang sudah terkenal seperti danau Singkarak dan danau Maninjau, melainkan tempat wisata yang baru mulai dikenal sehingga banyak sekali pertanyaan tentang lokasi wisata tersebut.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh