Yultekhnil Kecewa. Tiga Ratus Warga Kampung Lubuak Terancam Galodo


Post by Sekretariat DPRD Prov. Sumbar(DENY SURYANI, S.IP) | Posted on 22 Mei 2013 03:10:49 WIB | Berita Terkini | 1152 kali dibaca


PADANG- Galodo mengancam sekitar tiga ratusan warga Kampung Lubuak Pulai Nagari Sirukam Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok. Ancaman itu datang dari jaringan Banda Laweh kiri yang rusak karena tingginya debit air sehingga memutus pipa jaringan air untuk dua nagari di daerah itu.

Jaringan banda laweh kiri tersebut dibangun pertama kali melalui dana APBD Kabupaten Solok tahun 2010 lalu. Dalam rencananya, jaringan akan menampung debit air sebesar 0,4 meter kubik per detik.

" Namun karena debit air saat hujan bisa mencapai 1 m3 sehingga menjebol dinding dan memutus pipa jaringan," kata Dasril, Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA) Sumbar, Rabu (1/5).

 Dengan terjadinya kerusakan tersebut menurut Dasril, melalui APBD provinsi Sumbar sebesar Rp32 Miliar dialokasikan untuk membenahi jaringan.

 " Secara konstruksi, jaringan awal tidak salah namun karena debit air melebihi kapasitas sehingga kerusakan itu terjadi," ujarnya berkilah.

Jaringan Banda Laweh ditujukan untuk mengairi sekitar 800 hektar sawah di nagari Sirukam dan Nagari Supayang.

Walinagari Sirukam Buchtiar menyebutkan, saat ini warga kampung Lubuak Pulai selalu dihantui kekhawatiran setiap hujan tiba. Meski belum menimbulkan korban jiwa, saat hujan, aliran air selalu membawa material lumpur.   " Beberapa waktu terakhir bahkan sudah membawa batu-batu sehingga warga cemas," katanya.

 Ketua DPRD Sumbar H. Yultekhnil meninjau jaringan irigasi Banda Laweh mengaku kecewa dengan kondisi itu. Ia menilai perencanaan jaringan tidak sesuai dan pelaksanaan pembangunannya.

" Ini mengecewakan karena mengancam keselamatan warga. Dengan dana sangat besar mestinya pembangunan dapat menghidupi masyarakat bukan menjadi ancaman," ketusnya.

Ia meminta ketegasan dinas terkait untuk segera meninjau perencanaan untuk mendapatkan kualitas pekerjaan yang baik. Pengawas juga harus bekerja maksimal untuk itu.

" Ini harus segera ditangani oleh dinas terkait dan pengawasan juga harus maksimaln" tegasnya. (www.padangmedia.com)

 


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh