Wirid Pengajian Pegawai Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat


Post by Dinas Perkebunan(Dinas Perkebunan) | Posted on 24 Mei 2013 03:40:48 WIB | Berita Terkini | 1438 kali dibaca


Wirid disampaikan oleh Ustadz Drs H Suhefri. M.Ag,dengan tema  tentang Sumpah. Ustadz menyampaikan bahwa sumpah pengertiannya adalah sesuatu ucapan yang mengatasnamakan Allah ( seperti Demi Allah ) saya bersumpah atau ucapan yang maknanya sama dengan mengatasnamakan Allah. Adapun macam-macam sumpah itu adalah :

1. Sumpah Illaq yaitu sumpah seorang suami kepada istri untuk tidak mengauli seorang istri dengan tujuan agar seorang istri berupah sikapnya. Waktu sumpah ini selama 4 bulan apabila telah lewat dari empat bulan suami boleh menceraikan istri. namun apabila suami melanggar (menggauli istri ) maka suami wajib membayar kaffarat sumpah yaitu :

a. Puasa tiga hari

b. Memberi makan fakir miskin selama 10 hari

c. Beli pakaian baru untuk 10 orang miskin

2. Lian yaitu sumpah suami menceraikan istri  yang menuduh istri melakukan perbuatan zina. Sumpah ini diucapkan didepan pengadilan. Bila sumpah ini tidak benar maka suami tidak boleh rujuk atau nikah kembali kepada istri yang dituduhnya.

3. Muhabalah yaitu sumpah yang diucapkan atas suatu kebenaran yang diyakini oleh dua pihak.

4. Sumpah yang tidak disenggaja yaitu sumpah yang diucapkan karana tidak sengaja akibat dari kita dongkol atau marah, contohnya seorang karib keranbat bersumpah tidak akan datang kerumah familinya karena ada suatu hal yang ia marah dan dongkol. Namun setelah berlalu ia sadar bahwa memutuskan silaturahmi tidak boleh dalam islam ia langgar sumpah pergi kerumah familinya itu, maka ia wajib membayar kaffarat sumpah seperti melakukan hal melanggar sumpah Illaq.

5. Sumpah yang disengaja yaitu sumpah yang disengaja diucapkan seperti sumpah seorang yang dilantik menjadi pejabat. Bila sumpah ini dilanggar maka akan mendapat kutukan dari Allah dunia sampai akhirat. Untuk bebas dari sanksi sumpah ini wajib melakukan taubat nasuha dan bila korupsi kembaliakn uang hasil korupsi tersebut kepada yang berhak, bila tidak ketemu orang yang punya maka kembalikan dijalan Allah seperti membantu dalam sifat sosial.

Oleh sebab itu jangan kita sembarangan  mengucapkan sumpah bila kita tidak tahu akibat dan sanksinya atau bersumpah tapi mudah melanggarnya.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh