Nagari Limo Kaum Juara Lomba Nagari Berprestasi Tingkat Sumbar Tahun 2013


Post by Badan Pemberdayaan Masyarakat(Badan Pemberdayaan Masyarakat) | Posted on 04 Juli 2013 05:32:14 WIB | Berita Terkini | 1228 kali dibaca


Dengan Prestasi ini Limo Kaum siap-siap jadi Duta Sumbar untuk Lomba Nagari /Desa tingkat Nasional. Tim Penilai Lomba Nagari Tingkat Pusat siap-siap untuk menilai Nagari Limo Kaum.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat Dr.Drs.Suhermanto Raza,SH.MM mengatakan peringkat yang terbaik itu akan menerima Tabanas Rp.50 Juta , Tropohy dan Piagam Penghargaan serta Bendera Tandqa Bhakti Pembangunan dari Gubernur Sumatera Barat.

Untuk Peringkat Kedua Nagari Kapau Kec. Tilatang Kamang Kab.Agam dan Juara ke Tiga Nagari Piobang Kec.Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota. Peringkat Kedua mendapat Hadiah Rp.35 Juta Plus Trophy + Piagam Penghargaan dan Peringkat Ketiga mendapat Rp,25 Juta Plus Trophy + Piagam Penghargaan.

Sesuai SK.Gubernur Sumatera Barat No.414.3-331-2013 tanggal 19 Juni 2013. Untuk Perlobaan Kelurahan Berprestasi Peringkat I Kelurahan Ganting Kec.Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang,

Kemudian Peringkat II Kelurahan Korong Gadang Kec.Kuranji Kota Padang, Peringkat Ke Tiga Kelurahan Balai Nan Tuo Kec.Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh. Hadiah di dapat sama dengan Nagari Berprestasi.

Kepala BPM menjelaskan Lomba Nagari /kelurahan berprestasi ini sudah lama dilakukan untuk memotivasi masyarakat nagari/kelurahan dalam membangun daerahnya dalam segala aspek. Bidang yang dinilai tim gabungan provinsi, termasuk untuk pertama kalinya dilibatkan unsure TNI dan Polda, antara lain pendidikan, kesehatan, ekonomi, pemerintahan, pemberdayaan, keamanan nagari dan lainnya.

“Kitamelihat sejauha mana masyarakat memanfaatkan potensi yang ada, termasuk dalam menerapkan prinsip kebersamaan dan gotong royong. Bahkan peran-peran ataupun sangat berarti dalam membangun kampong halaman. Nagari terbaik dan kelurahan terbaik punya nilai plus yang mengangkat perolehan nilai secara total,”ujar dia.

Suhermanto menjelaskan, dari hasil penilaian tim kepada perwakilan kab/kota, secara umum bagus dan memiliki cirri khas masing-masing yang mendongkrak penilaian mereka. Namun terbaik pertama harus mewakili Sumbar pada tingkat nasional.

“Tim menilai sangat objektif dan bisa intervensi. Kampung saya saja tak masuk satupun, baik kelurahan di Kota Pariaman maupun nagari di Kab. Padang Pariaman. Semua kita serahkan pada tim penilai yang sudah di SK-an gubernur. Ada standar penilaian yang mesti ditaati,”tegasnya.

Dia menjelaskan “Gubernur berharap duta Sumbar itu, dapat mengulang prestasi juara nasional pada 2009, 2010 dan 2011. Tahun lalu hanya masuk lima besar. Karena kepedulian bupati/walikota bersama jajarannya untuk membenahi apa yang kurang, sangat diharapkan, termasuk intens koordinasi dengan provinsi.   


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh