•  
  •  

Mon10202014

Last update09:16:26 AM

banner sipkd banner rup sumbar1

Jumlah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Dan Desa/Kelurahan

Pada tahun 2002, Sumatera Barat mempunyai wilayah administrasi terdiri atas 16 Kabupaten dan Kota. Kabupaten sebanyak 9 buah dan Kota 7 buah. Semua Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Barat terbagi lagi menjadi 144 Kecamatan yang secara keseluruhan terbagi lagi atas 494 nagari dan 1.749 desa, serta 337 kelurahan. Pada tahun 2003, Kabupaten bertambah lagi sebanyak 3 buah yang berasal dari pemekaran Kabupaten Pasaman, Sawahlunto Sijunjung, dan Kabupaten Solok, namun data ketiga Kabupaten pemekaran tersebut sampai saat ini belum ada dan masih bergabung dengan Kabupaten yang dimekarkan.

Data wilayah administrasi Propinsi Sumatera Barat pada tahun 2002 tersaji pada Tabel 4. Jumlah kecamatan pada setiap Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Barat lebih banyak terdapat di wilayah administrasi Kabupaten daripada Kota. Kabupaten Solok memiliki wilayah administrasi Kecamatan yang terbanyak dan yang terendah adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang hanya 4 kecamatan saja. 


Data wilayah administrasi Propinsi Sumatera Barat pada tahun 2002 sama dengan tahun 2001, namun pada tahun 2001 telah terjadi perubahan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2000, jumlah nagari di Kabupaten Pariaman sebanyak 113 buah, sedangkan pada tahun 2001 dan 2002 berkurang menjadi 42 buah nagari. Pengurangan itu terjadi karena di Kabupaten Pariaman terbentuk wilayah administarsi baru, yaitu Kota Pariaman dengan jumlah kelurahan sebanyak 71 buah.

Penambahan wilayah administrasi kecamatan terjadi pada tahun 2001 di Kabupaten Solok, yaitu dari 14 kecamatan menjadi 19 kecamatan, di Kabupaten Padang Pariaman terjadi penambahan dari 14 kecamatan menjadi 17 kecamatan, di Kabupaten agam bertambah dari 11 kecamatan menjadi 15 kecamatan, dan di Kabupaten Lima Puluh Kota bertambah dari 8 menjadi 13 kecamatan.

Pada tingkat wilayah administrasi yang paling bawah, yaitu kelurahan /desa terjadi penambahan dari 1.974 desa pada tahun 2001 menjadi 2.086 pada tahun 2002. Penambahan tersebut terjadi karena adanya pemekaran dari beberapa desa /kelurahan.

best website stats