PENYUSUNAN ANALISA JABATAN DAN ANALISA BEBAN KERJA


Post by Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(Saiful Bahri) | Posted on 07 Oktober 2017 13:15:51 WIB | Tenaga Kerja | 3095 kali dibaca


PENYUSUNAN ANALISA JABATAN DAN ANALISA BEBAN KERJA

Anjab dan ABK terkait dari dua hal, pertama mengenai personnya dan kedua organisasinya. Kedua objek ini sangat penting dalam pendataan dan riwayat pekerjaan pegawai. Dengan adanya sistem data base pegawai yang baik, maka pemetaan dari seluruh aparatur dalam struktur organisasi birokrasi dapat kita ketahui secara lengkap, sehingga kita tahu mana pegawai yang bekerja dengan baik atau tidak. Anjab ini sudah lakukan sejak beberapa lalu, namun sistemnya belum berjalan secara optimal, sehingga kita tak punya record atau riwayat kerja mengenai pegawai. Untuk itu Anjab dan ABK harus dilakukan secara teliti sehingga akan menghasilkan informasi jabatan yang akurat, kemudian dijadikan bahan baku untuk proses pengelolaan Sumber Daya Manusia, seperti perekrutan jumlah kebutuhan pegawai sesuai tugasnya, evaluasi jabatan maupun tanggungjawab tiap jabatan dan penyempurnaan fungsi setiap jabatan.

Dengan demikian kebutuhan pegawai disetiap organisasi perangkat daerah akan jelas jumlahnya dan fungsinya nanti, sampaikan desainnya kebutuhan pegawai apa saja, sehingga mampu menjawab kebutuhan kita dan formasi yang kita butuhkan, apalagi jabatan tertentu punya verifikasi khusus, sehingga dapat mendudukkan pejabat pada bidang yang dikuasainya.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh