Facebook dan Ramadan


Post by Erwinfs(Erwinfs) | Posted on 28 Februari 2018 22:52:49 WIB | Artikel | 526 kali dibaca


Facebook dan Ramadan

Harian Bisnis Indonesia edisi 2 Maret 2018 pada salah satu halamannya menurunkan berita yang berjudul, “Iklan digital: Facebook target pemasaran Ramadan”. Di situ disebutkan bahwa pengguna Facebook Indonesia di bulan Ramadan lebih aktif. Jumlah postingan mencapai dua kali lipat dibanding rata-rata bulan lain. Dan postingan dilakukan melalui ponsel.

Postingan video naik 19 persen, dan waktu tonton naik 74 persen dibanding tahun sebelumnya. Dari seluruh pengguna internet di Indonesia, 92 persen terdaftar di Facebook dan atau Instagram. Country Manager Facebook Indonesia menganggap fenomena  ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis. Iklan berupa video dianggap lebih menarik dibanding foto atau gambar.

Tidak hanya pelaku bisnis, siapapun dapat memanfaatkan potensi beriklan di Facebook ini untuk berbagai kepentingan. Misalnya bagi pedagang, mereka bisa mengoptimalkan iklan mereka di Facebook dengan memanfaatkan waktu tertentu untuk beriklan. Termasuk di sini pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Demikian pula bagi partai politik yang akan bertanding di pemilu 2019, mereka bisa menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat selama bulan Ramadan. Bahkan bagi peserta pilkada, bulan Ramadan bisa digunakan untuk melakukan sosialisasi melalui iklan Facebook jika aturannya membolehkan atau memungkinkan.

Sementara bagi pemerintah sendiri, dengan meningkatnya pemakaian Facebook oleh masyarakat, bisa menyampaikan pesan-pesan pembangunan, baik yang langsung bertemakan pembangunan spiritual maupun pembangunan fisik infrastruktur dan lainnya. Dan kemungkinan anggaran iklan di Facebook bisa lebih murah tapi menjangkau jumlah pemirsa yang lebih luas dan lebih banyak.

Sementara itu, bagi para dai yang sudah menggunakan Facebook sebagai saluran dakwahnya, meningkatnya penggunaan Facebook di bulan Ramadan kemungkinan akan semakin menambah jumlah tayangan, pemirsa yang menonton videonya, baik live maupun rekaman.

Dengan melihat fenomena itu, maka siapapun bisa memanfaatkan pasar yang jumlahnya besar ini untuk beriklan atau bersosialisasi. Para pelaku pariwisata di Sumbar, bisa memanfaatkan potensi besar ini untuk memasarkan jualan mereka kepada konsumen yang mereka inginkan, baik dari wilayah atau negara, usia pengguna, kesukaan atau hobi, dan aspek lainnya yang disediakan Facebook di fasilitas Facebook Ads-nya.

Berbagai destinasi wisata baru yang terus bermunculan di Sumbar perlu sosialisasi melalui kanal media sosial seperti Facebook untuk meningkatkan keterkenalan destinasi tersebut. Baik dengan video maupun foto/gambar. Karena ini sangat efektif dan efisien.

Demikian juga dengan pebisnis kuliner. Misalnya penjual rendang, di bulan Ramadan mereka bisa meningkatkan penjualan mereka dengan beriklan di facebook, karena momentum Ramadan sangat tepat memasarkan produk seperti rendang ini.

Dan masih banyak lagi hal yang bisa dijual melalui Facebook di saat bulan Ramadan nanti, karena pada bulan ini umumnya masyarakat memiliki uang yang cukup untuk konsumsi kebutuhan mereka, karena mereka juga akan menghadapi hari raya Idul Fitri. (efs)

 

Referensi: Bisnis Indonesia, 2 Maret 2018

ilustrasi: freefoto.com


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh