Salah yang Benar


Post by Erwinfs(Erwinfs) | Posted on 22 Maret 2018 11:22:37 WIB | Artikel | 614 kali dibaca


Salah yang Benar

Judul tulisan ini perlu dibaca isinya secara utuh. Supaya pembaca tidak menyangka saya sedang melakukan provokasi untuk menjadikan sebuah kesalahan menjadi kebenaran. Tulisan saya kali ini bercerita tentang Moh. Salah, pemain bola asal Mesir yang kini bermain di klub Liverpool Inggris.

Saya mengambil sumber tulisan ini dari Koran Tempo edisi 19 Maret 2018. Pada pertandingan Liverpool melawan Watford yang menghasilkan kemenangan 5-0 untuk Liverpool, Moh. Salah berhasil mencetak gol 4 angka, dan satu gol lagi dicetak oleh Roberto Firmino yang merupakan umpan dari Moh. Salah.

Usai pertandingan Moh. Salah mendatangi kipper Watford, Orestis Karnezis dengan menyalami dan memeluk sang kipper. Namun sebelum itu Moh. Salah meminta maaf kepada sang kipper. Empat gol yang dicetak Salah dianggap mempermalukan Karnezis, sehigga Moh. Salah merasa harus mendatangi sang kipper untuk meminta maaf.

Kejadian ini ternyata menyebar ke seluruh dunia. Atas keberhasilan Moh. Salah tersebut tidak menjadikan ia tinggi hati. Bahkan dengan rendah hati ia menyatakan, “Saya harus berterima kasih kepada semua rekan di tim Liverpool. Tanpa mereka saya tak bisa mencapai angka ini. Saya hanya ingin tampil bagus dan mencetak gol di setiap laga demi membantu tim meraih tiga angka.”

Moh. Salah telah mencetak 36 gol untuk Liverpool di semua kompetisi , mengalahkan rekor yang dipegang Fernando Tores (2007/2008) sebanyak 33 gol. Sedang untuk Liga Primer Inggris musim ini Moh. Salah menjadi pencetak gol terbanyak yaitu 28 gol pada klasemen sementara. Liverpool berada di urutan ketiga Liga Primer Inggris pada klasemen sementara. Manajer Liverpool, Juergen Klopp menyatakan, “Salah punya bakat luar biasa dan dia mau bekerja keras. Ini modal bagus menjadi seperti Messi.”

Hadirnya Moh. Salah di Liverpool yang mencetak gol terus menerus juga mendapat dukungan dari fans Liverpool. Bahkan Moh. Salah kini menjadi semacam duta Islam karena ada fans Liverpool yang minat kepada Islam setelah Moh. Salah bermain di Liverpool dan mencetak gol. Selain itu perilaku Moh. Salah yang rendah hati juga menunjukkan ajaran Islam yang universal.

Di tengah maraknya Islamophobia di Eropa, termasuk Inggris, kehadiran Moh. Salah melalui kepiawaiannya bermain bola dan mencetak gol serta kerendah hatian dan kesantunannya menjadi penawar bagi umat Islam. Moh. Salah seolah ingin mengajak para aktivis Islam yang lebih sering menjadikan Islam eksklusif dan berat diamalkan ajarannya menjadi Islam yang universal, di mana indikator utamanya adalah perilaku, bukan dalil.

Moh. Salah tidak menyampaikan dalil, tidak menghakimi orang lain dengan dalil. Moh. Salah menyampaikan ajaran Islam yang universal dengan perilakunya yang mulia dan kerja keras memenangkan pertandingan.

Semoga kehadiran Moh. Salah di Liverpool membawa kebaikan bagi seluruh umat beragama dan memberi inspirasi kepada umat Islam (terutama aktivis Islam) untuk berperilaku yang sesuai ajaran Islam dan berlaku universal sehingga umat manusia bisa menerimanya sebagai sebuah kebaikan bagi sesama. (efs)

ilustrasi: freefoto.com


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh