Perubahan kawasan hutan dalam revisi RTRWP Sumatera Barat


Post by Dinas Kehutanan(FEBY ANROW, S.Hut) | Posted on 01 Mei 2013 04:05:42 WIB | Kehutanan | 1501 kali dibaca


Perubahan kawasan hutan dalam revisi RTRWP Sumatera Barat cukup penting dan strategis mengingat sebagian wilayah Provinsi Sumatera Barat merupakan kawasan hutan (sesuai penunjukan kawasan hutan ±60% wilayah Sumbar merupakan kawasan hutan), kondisi eksisting kawasan hutan yang sudah merupakan areal pemukiman dan pertanian masyarakat, kebutuhan akan lahan sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan tuntutan pembangunan, optimalisasi pemanfaatan Sumber Daya Alam, serta aspirasi yang kuat dari Kabupaten/Kota di Sumatera Barat terhadap perubahan kawasan hutan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Koordinator Bidang Industri dan Perdagangan dengan surat Nomor PW.02/11069/DPR-RI/XII/2011 tanggal 23 Desember 2011 telah menyetujui perubahan kawasan hutan dalam revisi RTRWP Sumatera Barat yang berdampak penting dan cakupan luas serta bernilai strategis seluas 29.382 Ha dengan mengutamakan dan mengoptimalkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, ditambah dengan adanya perubahan kawasan hutan akibat tata batas dan perubahan kawasan hutan secara parsial sehingga Menteri Kehutanan menetapkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 35 tahun 2013 tanggal 15 Januari 2013 tentang perubahan atas keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor.422/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang penunjukan kawasan hutan di wilayah Provinsi Daerah Tingkat I Sumatera Barat seluas 2.600.286 Ha yang mengatakan bahwa kawasan hutan dan konservasi perairan serta wilayah tertentu yang ditunjuk sebagai kawasan hutan di wilayah Provinsi Sumatera Barat seluas ± 2.380.057 Ha dengan rincian sebagai berikut:

a. Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) seluas ±806.939 Ha yang terdiri dari: Daratan seluas ±769.775 Ha dan Perairan seluas ±37.164 Ha.

b. Hutan Lindung (HL) seluas ±791.671 Ha.

c. Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas ±233.211 Ha.

d. Hutan Produksi Tetap (HP) seluas ±360.608 Ha.

e. Hutan Produksi yang dapat dikonversi (HPK) seluas ±187.629 Ha.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh