Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kehutanan Provinsi Sumatera Barat


Post by Dinas Kehutanan(FEBY ANROW, S.Hut) | Posted on 01 Mei 2013 04:11:44 WIB | Kehutanan | 1397 kali dibaca


Dalam upaya menselaraskan Perencenaan Pembangunan Kehutanan antara Instansi yang menangani kehutanan pada tingkat Kabupaten/Kota dengan Provinsi Sumatera Barat. Maka di gelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kehutanan Provinsi Sumatera Barat (MUSRENBANGHUTPROV) Tahun 2013 pada tanggal 13-15 Maret 2013 bertempat di Royal Denai Hotel Bukittinggi.

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat ini merupakan forum koordinasi perencanaan pembangunan kehutanan untuk tahun 2014 yang menitik beratkan pada upaya pemantapan kawasan hutan pasca penetapan RTRW, Pengamanan dan Perlindungan Hutan, Rehabilitasi Hutan dan lahan Kritis dan peningkatan sinergisitas perencanaan kab/kota dengan provinsi dan pusat.

Pada kesempatan tersebut disepakati bahwa fokus pembangunan kehutanan Provinsi Sumatera Barat tahun 2014 diarahkan kepada:

1 Peningkatan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan makro dan pembangunan bidang kehutanan melalui forum koordinasi antara institusi yang menangani bidang kehutanan ditingkat Kab/Kota, Provinsi dan Pemerintah Pusat.

2 Peningkatan upaya-upaya pengamanan dan perlindungan hutan melalui pemantapan koordinasi, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, patroli dan operasi serta penegakan hukum, peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga Polisi Kehutanan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) kehutanan, serta pemanfaatan/peningkatan peran serta masyarakat di sekitar kawasan hutan melalui Tenaga Pengamanan dan Perlindungan Hutan Berbasis Nagari (PPHBN).

3 Peningkatan perekonomian masyarakat sekitar hutan, melalui upaya-upaya pemberdayaan masyarakat nagari serta pemberian kesempatan dalam pengelolaan hutan (HTR, HKm, Hutan Desa) termasuk keterlibatan masyarakat Nagari dalam pengembangan dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu dan tumbuhan/satwa liar.

4 Rehabilitasi hutan dan lahan diarahkan kepada peningkatan partisipasi masyarakat serta mendukung upaya-upaya mengurangi efek pemanasan global dan perubahan iklim melalui gerakan menanam pohon.

5 Peningkatan hasil hutan, pengendalian penatausahaan hasil hutan dan industri primer hasil hutan khususnya terhadap hasil hutan yang berasal dari hutan hak.

6 Peningkatan ketersediaan data spasial dan numerik kawasan hutan melalui penyediaan data dan peta kondisi serta potensi kawasan hutan.

7 Pengembangan jasa lingkungan dan ekowisata pada kawasan hutan.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PADA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGG

    • Minggu, 01 April 2018
    • Senin, 02 April 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh