RENCANA PENGEMBANGAN PRARSARANA JALAN PROVINSI SUMATERA BARAT


Post by Dinas Prasjaltarkim(Dinas Prasjaltarkim) | Posted on 22 Juli 2013 05:50:47 WIB | Infrastruktur | 2662 kali dibaca


Pengembangan jaringan jalan ditujukan untuk penyediaan prasarana transportasi jalan yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan sebagaimana telah ditetapkan dalam rencana sistem perkotaan di Provinsi Sumatera Barat hingga tahun 2029. Rencana pengembangan jaringan jalan meliputi peningkatan fungsi, dan/atau pembangunan jaringan jalan baru sesuai dengan kebutuhan pengembangan untuk menunjang perwujudan struktur ruang. Jaringan jalan yang dikembangkan meliputi jalan arteri, kolektor, jalan strategis nasional, dan jalan bebas hambatan (tol).

Upaya penanganan jaringan jalan meliputi peningkatan jalan, pelebaran jalan dan pembangunan jalan baru. Pembangunan jalan baru didasarkan pada kebutuhan perjalanan berdasarkan asal dan tujuan perjalanan dan hasil pembebanan yang teridentifikasi sebagai koridor kritis. Selanjutnya untuk skenario peningkatan jalan didasarkan pada pembebanan angkutan barang dan jaringan jalan yang diidentifikasi sebagai jaringan lintas angkutan barang, sedangkan pelebaran jalan didasarkan pada kinerja jaringan jalan antara lain kecepatan perjalanan dan rasio volume dengan kapasitas jalan (v/c ratio) .

 

Rencana peningkatan jalan arteri primer yang menghubungkan simpul-simpul sebagai berikut :

1. Kota Padang – Kota Bukittinggi;

2. Kota Bukittinggi – Kota Payakumbuh;

3. Kota Payakumbuh – Sari lamak -Batas Provinsi Riau;

4. Kota Bukittinggi – Lubuk Sikaping;

5. Lubuk Sikaping – Batas Provinsi Sumatera Utara;

6. Kota Padang – Kota Solok;

7. Kota Solok – Kiliranjao;

8. Kiliranjao – Batas Provinsi Riau;

9. Kiliranjao – Batas Provinsi Jambi;

10. Kota Padang Panjang – Kota Solok;

11. Kota Padang – Painan;

12. Painan – Batas Provinsi Bengkulu;

13. Kota Padang – Kota Pariaman;

14. Kota Pariaman – Simpang Empat;

15. Simpang Empat – Batas Provinsi Sumatera Utara.

Rencana Peningkatan jalan kolektor primer yang menghubungkan simpul-simpul, sebagai berikut :

1. Lubuk Basung – Kota Bukittinggi;

2. Kota Pariaman – Sicincin;

3. Kota Payakumbuh – Sitangkai – Muaro Sijunjung;

4. Baso – Batusangkar;

5. Batusangkar – Kota Sawahlunto;

6. Kota Padang Panjang – Batu Sangkar;

7. Batu Sangkar – Sitangkai;

8. Kota Solok – Alahan Panjang;

9. Lubuk Selasih – Padang Aro – Batas Provinsi Jambi;


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh