INFO COVID-19 SUMBAR (Rabu, 2 September 2020)

INFO COVID-19 SUMBAR (Rabu, 2 September 2020)

Berita Utama Drs. Jasman, MM.(SEKRETARIAT DAERAH) 02 September 2020 19:42:09 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

Rabu, 2 September 2020
Pukul, 17.00 WIB

 

Total sampai hari ini telah 2.327 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 88 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 66 orang, sehingga total sembuh 1.308 orang.

 

Spesimen sampai hari ini:

Jumlah Spesimen Diperiksa: 122.439
Jumlah Orang Diperiksa: 104.432

Positivity Rate (PR): 2,23%.

Total 2.327 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 180 orang (7,74%)
  • Isolasi mandiri 608 orang (26,13%)
  • Isolasi daerah 33 orang (1,38%)
  • Isolasi BPSDM 47 orang (2,02%)
  • Isolasi PPSDM 96 orang (4,13%)
  • Meninggal dunia 56 orang (2,41%)
  • Sembuh 1308 orang (56,21%)

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3.301 sample (Lab. Fak. Kedokteran Unand 3.119 specimen dan Lab Veteriner Baso Agam 182 specimen), terkonfirmasi tambahan 88 (delapan puluh delapan) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 66 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 88 orang yaitu:

  1. Kota Padang 25 orang.
  2. Kabupaten Agam 33 orang.
  3. Kabupaten Tanah Datar 1 orang.
  4. Kabupaten Padang Pariaman 4 orang
  5. Kota Padang Panjang 4 orang.
  6. Kabupaten Pasaman Barat 7 orang.
  7. Kota Pariaman 2 orang.
  8. Kabupaten Limopuluah Kota 4 orang.
  9. Kota Payakumbuah 2 orang.
  10. Kabupaten Kepulauan Mentawai 1 orang.
  11. Kabupaten Dharmasraya 3 orang.
  12. Kota Bukittinggi 2 orang.

Berikut rinciannya:

Kota Padang 25 orang.

  1. Wanita 56 th, warga Piai, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, dirawat di RSUP. Dr. M. Djamil.
  2. Pria 36 th, warga Tunggua Hitam, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 24 th, warga Jati, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 26 th, warga Flamboyan, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  5. Wanita 36 th, warga Balai Gadang, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  6. Pria 23 th, warga Pasa Gadang, pekerjaan Polri, terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara
  7. Pria 65 th, warga Parak Laweh, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita 47 th, warga Parak Laweh, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  9. Wanita 59 th, warga Tanah Kongsi, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas, isolasi mandiri sementara.
  10. Pria 26 th, warga Jati, pekerjaan Polri, terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  11. Pria 44 th, warga Korong Gadang, pekerjaan Polri, terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  12. Wanita 52 th, warga Surau Gadang, terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  13. Pria 40 th, warga Lb. Minturun, pekerjaan Polri, terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  14. Pria 57 th, warga Padang Barat, pekerjaan Polri, terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  15. Pria 27 th, warga lb. Lintah, pekerjaan swasta, kontak bhayangkara, isolasi mandiri sementara.
  16. Wanita 31 th, warga Berok Nipah, status IRT, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  17. Wanita 36 th, warga Puruih, pekerjaan karyawan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  18. Pria 38 th, warga Rawang, pekerjaan karyawan Bank, kontak dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  19. Pria 34 th, warga Surau Gadang, pekerjaan karyawan Bank, kontak dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  20. Wanita 25 th, warga Lb. Lintah, diketahui setelah proses tracing, isolasi mandiri sementara
  21. Wanita 31 th, warga Olo, status IRT, diduga terpapar dari riwayat menghadiri pesta perkawinan, isolasi mandiri sementara.
  22. Pria 51 th, warga Olo, pekerjaan pegawai, diduga terpapar dari riwayat menghadiri pesta perkawinan, isolasi mandiri sementara.
  23. Wanita 47 th, warga Parak Kopi, pekerjaan swasta, diketahui setelah proses tracing, isolasi mandiri sementara.
  24. Pria 18 th, warga Parak Kopi, status ex pelajar, diketahui setelah proses tracing, isolasi mandiri sementara.
  25. Wanita 57 th, warga Anduriang, diketahui setelah proses tracing, isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Agam 33 orang.

  1. Pria 49 th, warga Palembayan, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara
  2. Wanita 51 th, warga Palembayan, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara
  3. Wanita 47 th, warga Sungai Pua, status IRT, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara
  4. Pria 21 th, warga Sungai Pua, pekerjaan swasta, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  5. Pria 20 th, warga Sungai Pua, pekerjaan swasta, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  6. Pria 53 th, warga IV Koto, pekerjaan swasta, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 24 th, warga IV Koto, pekerjaan swasta, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita 18 th, warga IV Koto, status pelajar, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara
  9. Pria 22 th, warga IV Koto, pekerjaan swasta, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  10. Wanita 67 th, warga IV Koto, pekerjaan swasta, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  11. Pria 9 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  12. Pria 11 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  13. Pria 11 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  14. Pria 12 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  15. Pria 48 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  16. Pria 47 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  17. Pria 27 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  18. Pria 31 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  19. Pria 19 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  20. Pria 20 th, warga Matua, status ex pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  21. Pria 15 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  22. Pria 25 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  23. Pria 13 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  24. Pria 16 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  25. Pria 44 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  26. Wanita 45 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  27. Pria 33 th, warga Matua, pekerjaan swasta, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  28. Pria 19 th, warga Matua, status pelajar, kontak cluster Ponpes, isolasi mandiri sementara.
  29. Wanita 34 th, warga Manggopoh, pekerjaan tenaga kesehatan, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  30. Warga Padang Lua, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  31. Warga Gaduik, pekerjaan PNS, riwayat kontak dengan pelaku perjalanan dari Bengkalis, isolasi mandiri sementara.
  32. Wanita 53 th, warga Padang Lua, status IRT, riwayat kontak dengan anak yang pulang dari Bandung, dirawat di RS Stoke Nasional.
  33. Pria 18 th, warga IV Koto, status pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, karantina PPSDM.

Kabupaten Tanah Datar 1 orang.

  1. Wanita 54 th, warga Batipuah, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, dirawat di RSUP Dr. M. Djamil.

Kabupaten Padang Pariaman 4 orang.

  1. Wanita 31 th, warga Koto Aua Malintang, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  2. Balita perempuan 3 th, warga Koto Aua Malintang, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 68 th, warga Koto Aua Malintang, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 22 th, warga Parik Malintang, ststus mahasiswa, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.

Kota Padang Panjang 4 orang.

  1. Pria 31 th, warga Kamp. Manggih, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara
  2. Wanita 30 th, warga Kamp. Manggih, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 57 th, warga Kamp. Manggih, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 30 th, warga Kamp. Manggih, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Pasaman Barat 7 orang.

  1. Wanita 42 th, warga Koto Baru, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak RSUD Pasbar, isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 32 th, warga Jambak Selatan, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak RSUD Pasbar, isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 32 th, warga Jambak Selatan, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak RSUD Pasbar, isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 44 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak RSUD Pasbar, isolasi mandiri sementara.
  5. Wanita 27 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak RSUD Pasbar, isolasi mandiri sementara.
  6. Wanita 27 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak RSUD Pasbar, isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 45 th, warga Jambak Selatan, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak RSUD Pasbar, isolasi mandiri sementara.

Kota Pariaman 2 orang.

  1. Wanita 48 th, warga Kp. Pondok, pekerjaan CS, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 20 th, warga Taluak, pekerjaan CS, disuga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Limopuluah Kota 4 orang.

  1. Pria 31 th, warga Limbanang, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 24 th, warga Andaleh, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 30 th, warga Manganti, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 41 th, warga Simalanggang, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.

Kota Payakumbuah 2 orang.

  1. Wanita 22 th, warga Ibuh, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 33 th, warga Payolansek, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Kepulauan Mentawai 1 orang.

  1. Pria 23 th, warga Saumanganyak, status mahasiswa, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi daerah (puskesmas sikakap).

Kabupaten Dharmasraya 3 orang.

  1. Pria 50 th, warga Sungai Rumbai, pekerjaan Guru, riwayat perjalanan dari Padang (hasil skrining), isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 56 th, warga Sungai Rumbai, pekerjaan Guru, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 51 th, warga Sungai Rumbai, pekerjaan Guru, diketahui dari hasil skrining, isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi 2 orang.

  1. Pria 34 th, warga Garegeh, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 45 th, warga Sapiran, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 66 orang dengan rincian:

  1. Kota Payakumbuah 2 orang.
  2. Kabupaten Tanah Datar 9 orang.
  3. Kota Padang 47 orang.
  4. Kabupaten Agam 1 orang.
  5. Kota Pariaman 2 orang.
  6. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang.
  7. Kabupaten Solok 2 orang.
  8. Kota Bukittinggi 1 orang.
  9. Kabupaten Pasaman Barat 1 orang.

Berikut rinciannya:

Kota Payakumbuah 2 orang.

  1. Wanita 32 th, warga Tigo Koto Dibaruah, pekerjaan guru, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Payakumbuah.
  2. Wanita 33 th, warga Payolansek, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan (riwayat menerima tamu dari Jakarta), pasien RSUD Adnan WD.

Kabupaten Tanah Datar 9 orang.

  1. Wanita 35 th, warga Tj. Ameh, pekerjaan pegawai, kontak PKM Limo Kaum, pasien Dinkes Tanah Datar.
  2. Wanita 38 th, warga Pagaruyuang, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak PKM Limo Kaum, pasien Dinkes Tanah Datar.
  3. Wanita 45 th, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak PKM Pariangan, pasien Dinkes Tanah Datar.
  4. Wanita 45 th, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak PKM Pariangan, pasien Dinkes Tanah Datar.
  5. Wanita 15 th, warga Sungai Tarab, starus pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  6. Pria 51 th, wargs Sungai Tarab, starus pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  7. Pria 53 th, warga Simabua, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  8. Wanita 50 th, warga Simabua, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Dr. M. Djamil.
  9. Pria 28 th, warga Tj. Ameh, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Hanafiah.

Kota Padang 47 orang.

  1. Wanita 65 th, warga Koto Panjang, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  2. Pria 23 th, warga Tanah Sirah, pekerjaan pegawai, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  3. Pria 57 th, warga Sungai Lareh, pekerjaan PNS, riwayat perjalanan dari Pekanbaru, pasien RSUD Rasidin Padang.
  4. Pria 30 th, wargs Dadok Tunggua Hitam, pekerjaan dosen, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.
  5. Pria 67 th, warga Batang Arau, status pensiunan, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  6. Pria 20 th, warga Gn. Pangilun, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.
  7. Pria 14 th, warga Ps. Ambacang, status pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  8. Wanita 16 th, warga Ps. Ambacang, status pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  9. Wanita 46 th, warga Ps. Ambancsng, pekerjaan Guru, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  10. Pria 30 th, warga Banda Buek, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  11. Pria 35 th, warga Bt. Arau, pekerjaan wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.
  12. Wanita 66 th, warga Gn. Pangilun, status IRT, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, pasien RSUD Rasidin.
  13. Wanita 49 th, warga Belanti, pekerjaan pegawai, kontak dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.
  14. Pria 24 th, warga Ps. Ambacang, status mahasiswa, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  15. Wanita 19 th, warga Parak Gadang Timur, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas, pasien Dinkes Padang.
  16. Pria 48 th, warga Rawang, pekerjaan Rawang, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  17. Wanita 56 th, warga Tabiang Banda Gadang, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RS Bhayangkara.
  18. Pria 57 th, warga Tabiang Banda Gadang, pekerjaan wiraswasta, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RS. Bhayangkara.
  19. Wanita 26 th, warga Tabiang Banda Gadang, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, RS Bhayangkara.
  20. Pria 38 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Polri, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RS Bhayangkara.
  21. Pria 18 th, warga Lubeg, status pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  22. Pria 9 th, warga Lubeg, status pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  23. Wanita 11 th, warga Batipuah Panjang, status pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Pariaman.
  24. Pria 36 th, warga Parupuak Tabiang, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari aktivitas, pasien Dinkes Padang.
  25. Pria 38 th, warga Korong Gadang, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  26. Pria 25 th, warga Pauah, pekerjaan Polri, kontak dari pekerjaan, pasien RS Bhayangkara.
  27. Pria 22 th, warga Jati, pekerjaan karyawan swasta, diketahui dari proses tracing, pasien Dinkes Padang.
  28. Pria 82 th, warga Kuranji, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Apdang Hospital.
  29. Batita laki-laki 2 th, warga Padang Selatan, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, pasien Semen Padang Hospital.
  30. Pria 50 th, warga Indaruang, pekerjaan karyawan BUMN, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  31. Wanita 30 th, warga Ps. Ambacang, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  32. Wanita 55 th, warga Lb. Lintah, pekerjaan Guru, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  33. Pria 33 th, warga Banda Buek, pekerjaan karyawan Bank, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang.
  34. Wanita 74 th, warga Indaruang, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  35. Pria 23 th, warga Anduriang, status pelajar, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  36. Wanita 28 th, warga Balimbiang, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  37. Wanita 31 th, warga Jati, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  38. Pria 31 th, warga Parak Karakah, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  39. Pria 33 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan tenaga kesehatan, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  40. Pria 32 th, warga Lapai, pekerjaan swasta, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  41. Bayi laki-laki 1 th, warga Lapai, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  42. Pria 51 th, warga Lb. Lintah, pekerjaan wiraswasta, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  43. Pria 35 th, warga Parak Karakah, pekerjaan PNS, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  44. Wanita 34 th, warga Jati, pekerjaan Dokter, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  45. Wanita 45 th, warga Tabiang Banda Gadang, pekerjaan PNS, kontak dari pekerjaan, pasien Dinkes Prov. Sumbar.
  46. Wanita 54 th, warga Lapai, ststus IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  47. Wanita 56 th, warga Lb. Buayo, pekerjaan PNS, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Prov. Sumbar.

Kabupaten Agam 1 orang.

  1. Wanita 59 th, warga Parambahan, pekerjaan guru, diketahui dari hasil skrining, pasien RSUD Rasidin.

Kota Pariaman 2 orang.

  1. Pria 34 th, warga Kp. Kandang, pekerjaan swasta, kontak dengan Polres Kota Pariaman, pasien Dinkes Kota Pariaman
  2. Pria 32 th, warga Kp. Baru, pekerjaan Polri, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RS. Bhayangkara.

Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang.

  1. Pria 42 th, warga Tapan, pekerjaan Polri, kontak dari pekerjaan, pasien RS. Bhayangkara.

Kabupaten Solok 2 orang.

  1. Wanita 49 th, warga Saok Laweh, status IRT, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  2. Wanita 21 th, warga Kubuang, ststus mahasiswa, diduga kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

Kota Bukittinggi 1 orang.

  1. Pria 66 th, warga Pulai Anak Aia, pekerjaan pedagang, kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

Kabupaten Pasaman Barat 1 orang.

  1. Pria 36 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan karyawan swasta, riwayat perjalan dari Tasikmalaya, pasien Dinkes Prov. Sumbar.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Rabu 2 September 2020 pukul 12.00 WIB.

  • Kasus Suspek dengan total 347 orang.
  • Dirawat sebanyak 47 orang.
  • Isolasi mandiri sebanyak 300 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Rabu 2 September 2020:

1. Kab. Kep. Mentawai

Total positif 9 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 8 orang (88,9%)

2. Kab. Dharmasraya

Total positif 41 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 34 orang (82,9%)

3. Kab. Pasaman

Total positif 6 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 5 orang (83,3%)

4. Kota Padang Panjang

Total positif 56 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 40 orang (71,4%)

5. Kab. Sijunjuang

Total positif 17 orang.
Meninggal 1 orang (5,9%)
Sembuh 12 orang (70,6%) 

6. Kab. Solok Selatan

Total positif 13 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 9 orang (69,2%)

7. Kab. Pesisir Selatan

Total positif 41 orang.
Meninggal 1 orang (2,4%)
Sembuh 29 orang (70,7%)

8. Kota Padang

Total positif 1.266 orang.
Meninggal 37 orang (2,9%)
Sembuh 873 orang (68,96%)

9. Kota Solok

Total positif 70 orang.
Meninggal 1 orang (1,4%)
Sembuh 46 orang (65,7%)

10. Kab. Solok

Total positif 49 orang.
Meninggal 3 orang (6,1%)
Sembuh 31 orang (63,3%)

11. Kota Payakumbuh

Total positif 54 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 29 orang (53,7%)

12. Kota Sawahlunto

Total positif 37 orang.
Meninggal 1 orang (2,7%)
Sembuh 19 orang (51,4%)

13. Kab. Tanah Datar

Total positif 106 orang.
Meninggal 2 orang (1,9%)
Sembuh 44 orang (41,5%)

14. Kab. Limopuluah Kota

 

Total positif 47 orang.
Meninggal 1 orang (2,1%)
Sembuh 18 orang (38,3%)

15. Kota Bukittinggi

 

Total positif 79 orang.
Meninggal 4 orang (5,1%)
Sembuh 20 orang (25,3%)

16. Kab. Padang Pariaman

 

Total positif 127 orang.
Meninggal 2 orang (1,6%)
Sembuh 32 orang (25,2%)

17. Kab. Pasaman Barat

Total positif 26 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 6 orang (23,1%)

18. Kab. Agam

 

Total positif 186 orang.
Meninggal 3 orang (1,6%)
Sembuh 41 orang (22,0%)

19. Kota Pariaman

Total positif 92 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 12 orang (13,0%)

ZONASI DAERAH

Dengan terkonfirmasinya 1 orang warga Kabupaten Kepulauan Mentawai positif terinfeksi covid-19 hari ini, sehingga dapat dinyatakan bahwa tidak ada lagi daerah zona hijau di Sumatera Barat.

Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan data di Dinas Kesehatan provinsi Sumatera Barat pada minggu ke-25 masa pandemi covid-19 di Sumatera Barat, dapat disampaikan kategorisasi daerah berdasarkan  4 (empat) zona resiko sebagai berikut:

Zona Risiko Tinggi (Zona Merah, 1 daerah)

  • Kota Padang

Zona Risiko Sedang (Zona Oranye, 6 daerah)

  • Kota Bukittinggi
  • Kota Solok
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Lima Puluh Kota
  • Kabupaten Tanah Datar

Zona Risiko Rendah (Zona Kuning, 12 daerah)

  • Kota Padang Panjang
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Sawahlunto
  • Kabupaten Pasaman
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Pesisir Selatan
  • Kota Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Kepulauan Mentawai

 Bentuk implementasi sektor sesuai zona daerah dengan kategori risiko seperti dibawah ini:

1.      Level 4-Risiko Tinggi (Zona Merah)

  • Tingkat transmisi Covid-19:

          Penyebaran virus tidak terkendala
          Transmisi lokal sudah  terjadi dengan cepat
          Wabah menyebar secara  luas dan banyak kluster-  kluster baru

     Bentuk Implementasi sektor

  • Penelusuran kontak agresif pada kasus positif, dan suspek
  • Intensif testing dijalankan
  • Masyarakat harus berada di rumah
  • Perjalanan tidak diperbolehkan
  • Pertemuan publik tidak diperbolehkan dan tempat-tempat  umum (publik/keramaian) ditutup
  • Aktivitas bisnis ditutup kecuali untuk keperluan esensial  seperti farmasi, supermarket bahan pokok, klinik dan stasiun  bahan bakar.
  • Prioritas pengguna fasilitas kesehatan
  • Fasilitas pendidikan ditutup dan dilakukan dengan PJJ  (Pembelajaran Jarak Jauh)

 2.      Level 3-Risiko Sedang (Zona Oranye)

  • Risiko Tinggi Penyebaran dan  Potensi Virus tidak terkendali
  • Tingkat transmisi Covid-19:

           Transmisi lokal mungkin bisa  terjadi dengan cepat
                  Transmisi dari imported casemungkin terjadi secara cepat
           Kluster-kluster baru harus  terpantau dan dikontrol melalui  testing dan tracing agresif

     Bentuk Implementasi sektor
 

  • Masyarakat disarankan tetap berada di rumah
  • Tetap jaga jarak jika di luar rumah di semua aspek
  • Pembatasan penumpang dan protokol ketat di transportasi  publik
  •  Masyarakat bekerja dari rumah, kecuali untuk fungsi-fungsi tertentu
  • Tempat umum ditutup
  • Perjalanan dengan protokol kesehatan diperbolehkan
  • Aktifitas bisnis dibuka terbatas selain keperluan esensial  seperti farmasi, supermarket bahan pokok, klinik dan  stasiun bahan bakar dengan tetap memberlakukan  physical distancing
  • Fasilitas pendidikan ditutup sementara
  • Kelompok rentan tetap tinggal di rumah

 3.      Level 2-Risiko Rendah (Zona Kuning)

  • Penyebaran terkendali,  tetap ada kemungkinan  transmisi
  •  Tingkat transmisi Covid-19 :

           Ditemukannya kasus positif COVID-19
           Transmisi dari imported case bisa terjadi
           Transmisi tingkat rumah tangga bisa  terjadi
           Kluster penyebaran terkendali dan  tidak bertambah
 

      Bentuk Implementasi sektor

  • Masyarakat bisa beraktifitas di luar rumah denganprotocol kesehatan
    Penelusuran kontak agresif pada kasus positif, dan suspek
  • Tetap jaga jarak di dalam dan di luar ruangan, salahsatunya transportasi public
  •  Industri bisa dibuka dengan protokol kesehatan yangketat
  •  Perjalanan dengan protokol kesehatan ketatdiperbolehkan
  •  Aktivitas bisnis bisa dibuka dengan penerapan protokol  kesehatan ketat
  • Tempat olahraga dapat dibuka dengan protokol kesehatan
  • Fasilitas layanan kesehatan dibuka secara normal
  • Kelompok rentan tetap disarankan di rumah
  • Kegiatan keagamaan terbatas bisa dilakukan

 4.      Level 1-Tidak terdampak (Zona Hijau)

  • Risiko Penyebaran Virus  Ada tetapi Tidak Ada  Kasus  (+)\
  • Tingkat transmisi Covid-19 :

          Tidak ditemukannya kasus positif  COVID-19 selama 1 bulan
          Tidak ada kasus meninggal akibat COVID-19 selama 1 bulan
          Pasien COVID-19 telah sembuh semuanya
          Penyebaran COVID-19 terkontrol
          Risiko penyebaran tetap ada ditempat-tempat isolasi
          Pengawasan ketat dan berkala  dilakukan untuk mencegah  timbulnya potensi kasus baru

     Bentuk Implementasi sector

  • Pemeriksaan ketat di pintu-pintu masuk
  • Intensif testing tetap dijalankan
  • Pengawasan terhadap mobilitas penduduk lintas-daerah
  • Penelusuran kontak agresif jika ada suspek dan OTG
  • Harus tetap memperhatikan standar protokol kesehatan  (jaga jarak, menggunakan masker, dan cuci tangan)
  • Sekolah bisa dibuka dengan protokol yang ketat
  • Perjalanan diperbolehkan dengan menerapkan protocol kesehatan
  • Aktifitas bisnis dibuka normal dengan penerapan protokol  kesehatan ketat
  • Kegiatan keagamaan dibolehkan dengan protocol yang ketat
  • Kewajiban tinggal di rumah jika sakit dengan gejala flu

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

Terima kasih.               

 

Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar