Panglima TNI : Ada Upaya Pelemahan TNI

Berita Utama Biro Humas Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat(Biro Humas Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat) 24 Mei 2015 03:09:57 WIB


Padang, Saat ini ada upaya-upaya baik dari luar maupun dari dalam untuk melemah Tentara Republik Indonesia (TNI). Untuk TNI, Polri dan pemerintah daerah diharapkan bahu-membahu dalam menjaga keamanan di daerahnya.

Hal itu disampaikan Panglima TNI Jenderal Moeldoko saat jamuan makam malam bersama Gubernur Irwan Prayitno di Gubernuran Sumbar, Rabu (20/5) malam. Dikatakannya, upaya melemah TNI tersebut sudah terbaca dengan berbagai cara. Hal ini sesuatu yang tidak baik dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia yang besar ini.

"Saya harap pemerintah daerah, Polri, masyarakat untuk menguatkan dan membesarkan TNI, karena ada upaya-upaya yang melemahkan TNI,"sebutnya.

Dikatakannya, dalam kondisi saat ini kemampuan TNI sudah disegani diseluruh negara tetangga. Untuk kedepan keberadaan TNI harus tetap mendapatkan dukungan dari masyarakat. " Bersama Rakyat TNI akan Kuat ".

"Negara yang besar harus memiliki tentara yang memiliki kemampuan besar, kita akan disegani jika tentara kita ahli,"ujarnya.

Selain itu Moeldoko juga berpesan bagi prajurit yang ada didaerah jangan macam-macam. Tapi harus profesional sebagai prajurit. Untuk itu dalam kesempatan tersebut Panglima menitipkan prajurit yang ada di daerah untuk dijaga oleh pemerintah daerah dan Polri.

"Saya harapkan pemerintah, masyarakat, Polri tolong jaga prajurit saya, harus tetap diharapkan untuk menjadi profesional,"tegasnya.

Sementara Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu mengatakan, kehadiran Panglima TNI di Sumbar merupakan satu keistimewaan. Kesempatan tersebut merupakan sudah 31 tahun sejak kedatangan Panglima ABRI pada 1984 lalu.

"Kami bangga dengan kedatangannya, ini kali kedua Sumbar didatangi Panglima TNI yang terprogram sejak 31 tahun lalu,"ujarnya.

Selain itu, Irwan juga menyampaikan kondisi Sumbar belakangan ini. Terutama kondisi sosial masyarakat Sumbar lebih banyak berkecimpung dalam dunia politik. Sementara sedikit yang mau bekerja dalam dunia industri.

"Inilah Sumbar, masyarakat lebih banyak di dunia politik, akan jarang menemukan orang Minang bekerja menjadi buruh pabrik dengan upah UMP,"ujarnya.

Jamuan makan malam tersebut juga diisi dengan penyerahan batu akik dari Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim pada Panglima TNI Moeldoko, Pangdam Bukit Barisan, dan Ibuk Panglima TNI.

(humas sumbar)