Tingkatkan Konsumsi Buah Untuk Ketahanan Pangan

Pertanian YANITA SELLY MERISTIKA, S.Kom(Dinas Pangan) 21 Juni 2015 12:29:57 WIB


PADANG - Kesadaran masyarakat akan kesehatan dan keseimbangan pangan dalam tubuh, terus meningkat. Hal ini menyebabkan permintaan buah-buahan meningkat pula.

Peningkatan ini, berdampak pada terbukanya peluang usaha buah-buahan. Masyarakat pun menjadi termotivasi untuk mengusahakan tanaman buah-buahan secara intensif.

Menyadari kondisi dan perkembangan tersebut, Pemprov Sumbar jauh-jauh hari telah mencanangkan tekad dan menjalankan berbagai upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi dan kualitas buah-buahan.

“Permintaan masyarakat terhadap buah-buahan terus meningkat. Ini adalah peluang bagi petani untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk buah-buahannya”? ujar Gubernur Irwan Prayitno belum lama ini.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar, Ir.H. Djoni, peningkatan produksi dan kualitas buah-buahan dilakukan melalui pengembangan kawasan buah-buahan. Antara lain berbasis hamparan yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sumatera Barat No: 521.305.2013 tanggal 26 Maret 2013 tentang Penetapan kawasan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumbar.

Rinciannya, kawasan tanaman buah yaitu Kawasan Jeruk di Palupuh dan Kamang (Agam), Gunung Omeh (Lima puluh Kota) dan Pekonina (Solsel). Selanjutnya kawasan pisang di Lubuk Sikaping (Pasaman), Sungai Rambai (Padang Pariaman), dan di Sungai Tarab, Batipuh, SaIimpauang (Tanah Datar).

Lalu, kawasan manggis di sejumlah lokasi di Agam, Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung dan Limapuluh Kota.

Selanjutnya, pengembangan Kawasan Berbasis Pekarangan, dengan menanam buah-buahan di pekarangan melalui berbagai kegiatan, seperti pengembangan buah-buahan untuk peningkatan pensejahteran petani di nagari GPP, pengembangan buah-buahan di pesisir (GPEMP).

Lalu, pengembangan buah-buahan untuk pemanfaatan lahan pekarangan dengan membagikan aneka bibit buah seperti sirsak, jambu biji, jambu jamaica, jambu air citra, sukun, nangka, buah naga, jeruk nipis, mangga dan lain-lain.

“Sejak 2010-2014, kita telah nrengembangkan buah-buahan sebanyak 1.405.100 batang, tersebar pada 18 kabupaten/kota melalui pengembangan berbasis kawasan dan berbasis pekarangan,” terang Djoni.

Dan hasilnya, produksi jeruk pada 2010 sekitar 31.615 ton. Tetapi naik menjadi 33.196 ton pada 2011. Tahun 2012 menjadi 37.995 ton. Tahun 2013 sedikit turun 37.726 ton. Tetapi 2014 menembus produksi 43.947 ton. Dan 2015 ditargetkan produksi 46.400 ton.

Produksi manggis Sumbar juga meningkat. Pada 2010, hanya 4.092 ton. Tahun 2011 naik menjadi 10.603 ton, pada 2012 (11.873 ton), tahun 2013 (11.952 ton) dan 2014 (14.917 ton). Target produksi manggis tahun 2015 adalah 15.300 ton.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar, Ir. H. Efendi, MP, sasaran utama pengembangan buah-buahan di Sumbar adalah untuk ketahanan pangan. Diharapkan, dengan meningkatnya ketersediaan bermacam buah-buahan diiringi dengan meningkatnya konsumsi buah-buahan di Sumbar, akan ada efek domino yaitu berkurangnya konsumsi beras untuk ketahanan pangan.

"Selain itu, produksi yang melebihi dari kebutuhan akan dapat dijadikan bisnis baru sebagai sumber pendapatan. Di samping itu, banyaknya buah-buahan ditanam akan menjadikan lingkungan asri, nyaman dan menyejukkan,” terang Efendi.

Untuk mencapai hal-hal tersebut, telah dilakukan kegiatan berupa 1) Peningkatan mutu buah-buahan melalui penanaman dari bibit buah-buahan yang bermutu, 2) Sosialisasi penerapan budidaya yang baik sesuai Standar Operasional Prosedur (GAP/SOP), sekaligus melaksanakan Sekolah Lapangan (SL GAP/SOP), 3) Registrasi kebun. Supaya kebun buah yang sudah menerapkan budidaya yang baik sesuai Standar Operasional Prosedur (GAP/SOP), akan terdaftar dan teregistrasi.

PENGEMBANGAN BUAH-BUAHAN 2010-2014:

Tahun

Jeruk

Manggis

Aneka Tanaman

Jumlah (batang)

2010

5.000

0

85.000

90.000

2011

65.000

24.000

173.500

262.500

2012

203.200

54.900

158.400

416.500

2013

124.000

20.800

171.500

316.300

2014

102.000

41.000

76.800

319.800

2015

192.700

16.600

90.700

300.000

JUMLAH DAN JENIS TANAMAN YANG TELAH DIREGISTRASI

No

Buah-buahan

Kabupaten

Jumlah Kebun teregister

1.

Jeruk

50 Kota, Agam. Solsel, Pasbar

421

2.

Manggis

Padang Pariaman, Sijunjung, Pessel, 50 Kota, Agam, Solok, dan Solsel

271

3.

Pisang

Pariaman, Pasaman, Pessel

10

4.

Salak

Dharmasraya dan Pasaman

10

5.

Alpokat

Tanah Datar dan Solok

32

6.

Buah Naga

Solok Selatan

1

7.

Markisa

Solok

5

8.

Durian

Padang, Padang Pariaman, Pessel, Dharmasraya dan Solok

3

9.

Sawo

Tanah Datar

10

10.

Jambu Biji

Pariaman

2