Renstra BPPr dan KB Prop. Sumbar 2011-2015

Berita Utama () 09 Juni 2013 16:15:39 WIB


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perhatian yang makin besar terhadap peningkatan peranan dan kedudukan perempuan merupakan konsekuensi logis dari pergeseran paradigma pembangunan yang selama ini berorientasi pada produksi (production-centered development) semata yang mengandalkan kekayaan sumberdaya alam menuju pembangunan yang berpusat pada pembangunan sumberdaya manusia (people-centered development). Fokus sentral pembangunan Sumberdaya Manusia (SDM) pada gilirannya akan mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi perempuan sebagai bagian integral dari permasalahan pembangunan manusia. Manifestasi kepedulian global terhadap peranan dan kedudukan perempuan tercermin dalam beberapa resolusi badan-badan internasional dalam Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pada tahun 1957, sidang umum PBB untuk pertama kalinya mengeluarkan resolusi tahun 1963 tentang partisipasi perempuan dalam pembangunan dan dilanjutkan dengan resolusi yang secara khusus mengakui pentingnya perempuan dalam pembangunan sosial ekonomi.