Info Harian Covid-19 Sumbar (Minggu 15 Nopember 2020)

Info Harian Covid-19 Sumbar (Minggu 15 Nopember 2020)

Berita Utama Drs. Jasman, MM.(DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA) 15 November 2020 21:17:43 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Minggu, 15 November 2020

 

Total sampai hari ini telah 17.351 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 217 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 216 orang, sehingga total sembuh 14.489 orang dan meninggal bertambah 3 orang sehingga total meninggal 354 orang.

 

Spesimen sampai hari ini:

Jumlah Spesimen Diperiksa: 325.129
Jumlah Orang Diperiksa: 237.456

Positivity Rate (PR): 7,31%.

Total 17.351 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 419 orang (2,41%)
  • Isolasi mandiri 1.840 orang (10,60%)
  • Isolasi Provinsi 108 orang (0,62%)
  • Isolasi Kab/ Kota 141 orang (0,81%)
  • Meninggal dunia 354 orang (2,04%)
  • Sembuh 14.489 orang (83,52%)

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 2.179 sample yang terperiksa dari Lab. Fak. Kedokteran Unand, terkonfirmasi tambahan 217 (dua ratus tujuh belas) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 216 orang dan meninggal dunia bertambah 3 orang.

 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 217 orang dengan rincian:

  1. Kota Padang 97 orang
  2. Kota Padang Panjang 2 orang
  3. Kota Bukittinggi 4 orang
  4. Kota Payakumbuah 9 orang
  5. Kota Solok 1 orang
  6. Kabupaten Pasaman 10 orang
  7. Kabupaten Padang Pariaman 24 orang
  8. Kabupaten Agam 9 orang
  9. Kabupaten Limopuluah Kota 1 orang
  10. Kabupaten Solok 15 orang
  11. Kabupaten Tanah Datar 9 orang
  12. Kabupaten Sijunjuang 16 orang
  13. Kabupaten Pesisir Selatan 7 orang
  14. Kabupaten Pasaman Barat 4 orang
  15. Kabupaten Dharmasraya 6 orang
  16. Kabupaten Solok Selatan 3 orang

Pasien sembuh sebanyak 216 orang, dengan rincian:

  1. Kota Padang 155 orang
  2. Kota Payakumbuh 26 orang
  3. Kabupaten Agam 8 orang
  4. Kabupaten Dharmasraya 1 orang
  5. Kabupaten Solok 1 orang
  6. Kabupaten Kepulauan Mentawai 8 orang
  7. Kabupaten Limapuluh Kota 3 orang
  8. Kabupaten Padang Pariaman 3 orang
  9. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang
  10. Kabupaten Solok Selatan 2 orang
  11. Kabupaten Tanah Datar 8 orang

Meninggal dunia sebanyak 3 orang, dengan rincian:

  1. Kota Padang 1 orang
  2. Kota Payakumbuah. 1 orang
  3. Kabupaten Sijunjuang 1 orang

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Minggu 15 November 2020.

  • Kasus Suspek dengan total 412 orang.
  • Dirawat sebanyak 101 orang.
  • Isolasi mandiri sebanyak 311 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Minggu 15 November 2020:

1. Kota Sawahlunto

  • Total positif 179 orang.
  • Meninggal 4 orang (2,2%)
  • Sembuh 169 orang (94,4%) 

2. Kota Pariaman

  • Total positif 414 orang.
  • Meninggal 13 orang (3,1%)
  • Sembuh 370 orang (89,4%) 

3. Kab. Sijunjuang

  • Total positif 376 orang.
  • Meninggal 10 orang (2,7%)
  • Sembuh 330 orang (87,8%) 

4. Kota Padang 

  • Total positif 9.782 orang.
  • Meninggal 178 orang (1,8%)
  • Sembuh 8.514 orang (87,0%) 

5. Kab. Solok Selatan

  • Total positif 154 orang
  • Meninggal 2 orang (1,3%)
  • Sembuh 132 orang (85,7%) 

6. Kota Solok 

  • Total positif 294 orang.
  • Meninggal 6 orang (2,0%)
  • Sembuh 252 orang (85,7%) 

7. Kota Padang Panjang 

  • Total positif 377 orang.
  • Meninggal 3 orang (0,8%)
  • Sembuh 319 orang (84,6%) 

8. Kab. Agam 

  • Total positif 1.283 orang.
  • Meninggal 19 orang (1,5%)
  • Sembuh 1.077 orang (83,9%) 

9. Kota Bukittinggi 

  • Total positif 761 orang.
  • Meninggal 13 orang (1,7%)
  • Sembuh 599 orang (78,7%) 

10. Kota Payakumbuh 

  • Total positif 474 orang.
  • Meninggal 7 orang (1,5%)
  • Sembuh 367 orang (77,4%) 

11. Kab. Dharmasraya 

  • Total positif 256 orang.
  • Meninggal 3 orang (1,2%)
  • Sembuh 196 orang (76,6%) 

12. Kab. Padang Pariaman 

  • Total positif 711 orang.
  • Meninggal 22 orang (3,1%)
  • Sembuh 542 orang (76,2%) 

13. Kab. Pesisir Selatan  

  • Total positif 586 orang.
  • Meninggal 14 orang (2,4%)
  • Sembuh 438 orang (74,7%) 

14. Kab. Pasaman Barat 

  • Total positif 211 orang.
  • Meninggal 14 orang (6,6%)
  • Sembuh 157 orang (74,4%) 

15. Kab. Solok 

  • Total positif 363 orang.
  • Meninggal 10 orang (2,8%)
  • Sembuh 259 orang (71,3%) 

16. Kab. Tanah Datar 

  • Total positif 505 orang.
  • Meninggal 17 orang (3,4%)
  • Sembuh 359 orang (71,0%) 

17. Kab. Kep. Mentawai 

  • Total positif 178 orang.
  • Meninggal 0 orang (0%)
  • Sembuh 121 orang (67,98%)

18. Kab. Pasaman  

  • Total positif 174 orang.
  • Meninggal 7 orang (4,0%)
  • Sembuh 117 orang (67,2%) 

19. Kab. Limopuluah Kota 

  • Total positif 273 orang.
  • Meninggal 12 orang (4,4%)
  • Sembuh 171 orang (62,6%) 

 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 36 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 15 Nopember 2020 sampai tanggal 21 Nopember 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

 

ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)

-

 ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)

  1. Kabupaten Pasaman Barat (Skor 2,31)
  2. Kabupaten Agam (Skor 2,31)
  3. Kabupaten Dharmasraya (2,30)
  4. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,23)
  5. Kabupaten Padang Pariaman (Skor 2,22)
  6. Kabupaten Solok Selatan (Skor 2,18)
  7. Kabupaten Pesisir Selatan (Skor 2,18)
  8. Kota Payokumbuah (Skor 2,16)
  9. Kabupaten Solok (Skor 2,12)
  10. Kota Padang (Skor 2,04)
  11. Kabupaten 50 Kota (Skor 1,84)

Catatan:
Melihat skor diatas, yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten 50 Kota. Kita harapkan Kabupaten 50 Kota agar lebih intens lagi melakukan test PCR kepada masyarakatnya, tracking, tracing, serta melakukan berbagai tindakan kesehatan masyarakat lainnya sesuai protokol, yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi. 

ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)

  1. Kota Solok (Skor 2,55)
  2. Kota Sawahlunto (Skor 2,51)
  3. Kabupaten Pasaman (Skor 2,50)
  4. Kota Pariaman (Skor 2,46)
  5. Kota Padang Panjang (Skor 2,45)
  6. Kabupaten Kepulauan Mentawai (Skor 2,42)
  7. Kabupaten Sijunjuang (Skor 2,42)
  8. Kota Bukittinggi (Skor 2,42)

 

ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS 

(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

-

Catatan:
Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

 

Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan.menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:

  1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
  2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
  3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
  4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
  5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
  6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
  7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif
  8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP
  9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk
  10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk
  11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)
  12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu
  13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)
  14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19
  15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

 

Terima kasih,

 

Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar